Perbedaan Mendasar dari Jenis Pipa SNI dan Pipa JIS

  • 2 min read
  • May 01, 2020
Perbedaan Mendasar dari Jenis Pipa SNI dan Pipa JIS

Pipa SNI dan Pipa JIS merupakan 2 standar pipa yang berbeda namun cukup populer penggunaanya di Indonesia, ada beberapa perbedaan yang dimiliki keduanya karena memang keduanya memiliki standar pembuatan yang berbeda.

Dengan mengetahui perbedaan dari kedua pipa ini bisa dijadikan acuan untuk membeli pipa yang lebih dibutuhkan, berikut perbedaan pipa SNI dan pipa JIS.

Perbedaan Standar

PIPA SNI merupakan pipa yang merupakan pipa standar negara Indonesia, sedangkan untuk JIS sendiri merupakan standar pipa untuk negara jepang yaitu Japanese Industrial Standard. Meskipun digunakan untuk standar jepang banyak produsen pipa di Indonesia mengacu pada standar JIS. Hal ini dikarenakan memang berbeda dalam kualitasnya.

Perbedaan Warna

Untuk lebih memudahkan dalam pembelian serta pemilihan jenis pipa SNI atau JIS selain dilihat dari kualitasnya namun lebih mudah lagi dilihat dari perbedaan warna yang mencolok. Yaitu pipa SNI memiliki warna pipa putih sedangkan pipa JIS memiliki warna abu abu.

Sehingga dengan warnanya saja anda bisa membedakan kedua pipa ini.

Perbedaan Ketebalan Pipa

Baik pipa SNI maupun JIS memiliki beberapa kelas yang berbeda beda sesuai dengan kualitas dan ketebalan dari pipanya. Namun keunggulan lebih mendominasi pada pipa JIS yang memiliki ketebalan lebih tebal dibandingkan dengan PIPA SNI.

Hal ini bisa dilihat perbedaan pada pipa dengan ukuran diameter 4 Inch pada SNI memiliki ketebalan 4,10 mm sedangkan untuk PIPA JIS memiliki ketebalan 6,60 mm. Ketebalan pada pipa JIS ini memang didesain untuk keamanan pada pipa di Negara jepang yang sering terjadi bencana alam, sehingga pipa tebal tidak mudah rusak apabila ada tekanan dari luar.

Umur Penggunaan

Pipa jenis JIS memiliki keunggulan terutama pada umur penggunaanya yang bisa digunakan hingga 30 tahun lamanya, hal ini dikarenakan pipa JIS telah melalui beberapa tahap pengujian yang tinggi. Dengan menggunakan bahan yang berkualitas sehingga menghasilkan pipa yang optimal.

Umur penggunaannya yang lama disebabkan karena kelebihan pipa ini seperti mengurangi penyerapan sinar UV dari matahari dan tahan terhadap bahan kimia yang bersifat asam maupun basa karena itulah pipa ini tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.