TANGERANG – Sekitar 2000 orang yang terdiri dari runners, goweser, dan komunitas masyarakat, mengikuti perayaan ke-60 tahun Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), yang digelar hari ini di Lapangan Komplek Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (2/12).

Rangkaian acara yang dimulai dengan melepas para pelari marathon 5K dan Goweser 15K ini, bertujuan untuk lebih mendekatkan nuklir kepada masyarakat luas.

“Ini merupakan rangkaian perayaan HUT ke-60 BATAN, yang puncaknya akan digelar pada 5 Desember mendatang. Dalam kegiatan ini kami sengaja berbaur dengan masyarakat, dengan tujuan mengedukasi masyarakat bahwa nuklir itu adalah sesuatu yang bermanfaat dan bukan sesuatu yang menakutkan,” tutur Kepala BATAN, Djarot Sulistyo Wisnubroto, usai mengikuti 5K Color run 60 tahun BATAN.

Djarot juga mengungkapkan bahwa BATAN telah menghasilkan berbagai penelitian sudah dimanfaatkan oleh masyarakat seperti, padi Sidenuk yang menghasilkan beras pulen dan tidak cepat basi, ada juga teknologi radiasi isotop radio farmaka untuk pengobatan. Namun demikian, menurut Djarot BATAN harus lebih masif mengenalkan manfaat teknologi nuklir kepada masyarakat.”

Di HUT ke-60 BATAN menargetkan adanya inovasi engineering yang bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Pada puncaknya tanggal 5 Desember 2018, BATAN akan memberikan penghargaan Siwabesi kepada Kemenristekdikti yang selama ini selalu mendorong teknologi nuklir ke masyarakat. Tahun sebelumnya penghargaan diberikan salah seorang tokoh yang sangat peduli dengan teknologi nuklir yakni Dahlan Ishkan,” ujar Djarot.

Terkait tagline HUT ke-60 BATAN “We Go Up” Djarot mengatakan bahwa BATAN harus selalu berkembang dan terus naik. Kami juga dengan bangga mengumumkan bahwa BATAN adalah satu-satunya lembaga pemerintahan yang berhasil mendapat penghargaan sebagai lembaga yang informatif dan open terhadap publik, kecuali ada rahasia negara,” tutup Djarot. (CNG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here