JAKARTA – Properti merupakan salah satu sektor industri yang masih terus bergeliat, utamanya di kelas menengah atau perumahan dengan harga berkisar antara Rp300 – Rp500 juta. Inilah salah satu alasan yang mendorong REI dan Bank Mandiri menyelenggarakan REI Mandiri Property Expo 2018. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida dalam sambutannya di acara pembukaan REI Mandiri Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Sabtu, (17/11) lalu.

“Kami di DPP REI yakin bahwa sektor properti akan terus bergerak. Kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal sendiri akan terus ada dan kami akan terus berusaha memenuhi permintaan akan perumahan yang layak huni bagi masyarakat Indonesia,” ujar Paulus.

Acara yang diselenggarakan berkat kerjasama antara DPP Real Estate Indonesia (DPP REI) dan Bank Mandiri ini menampilkan berbagai proyek properti dan akan berlangsung pada 17 – 25 November 2018 di Hall A dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa ada biaya tiket masuk.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal hunian layak, pemerintah telah mengeluarkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai upaya untuk mencapai program nasional pembangunan sejuta rumah di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). KPR FLPP memberikan kesempatan kepada masyarakat yang berpenghasilan antara Rp2,5 – Rp4 juta untuk memiliki rumah yang layak huni.

Penyelenggaraan REI Mandiri Property Expo 2018 merupakan salah satu bentuk dukungan DPP REI atas program tersebut. Pergerakan industri properti di kelas menengah, menurut Paulus, masih sangat menjanjikan. Ia yakin pergerakan sektor properti ke depan akan banyak didominasi oleh perumahan di kelas menengah. Pertumbuhan di sektor properti juga akan ikut mendorong pertumbuhan di sektor lain seperti furnitur, elektronik, otomotif, dan lain-lain.

Paulus menjelaskan, REI Mandiri Property Expo 2018 menghadirkan perumahan dengan harga mulai dari Rp100 juta untuk pasar FLPP di atas. Selain itu, penyelenggaraan pameran ini juga menyasar kalangan milenial yang menjadi pasar yang cukup menjanjikan. “Generasi milenial memiliki potensi cukup besar untuk menjadi pasar prospektif karena dengan cicilan yang cukup terjangkau, mereka sudah bisa memiliki rumah layak huni, baik sebagai tempat tinggal maupun untuk investasi,” imbuhnya.

Bank Mandiri yang mendukung penuh pameran ini menghadirkan progam ‘Muda Beli Rumah’ yang mendorong generasi muda untuk memiliki rumah. Pada pameran ini Bank Mandiri menghadirkan berbagai program promo menarik selama pameran seperti limit kredit yang lebih besar, tenor yang lebih panjang, serta suku bunga 6.5% fixed selama 5 tahun. Khusus untuk nasabah, Bank Mandiri menawarkan program uang muka 1 persen, bahkan 0 persen.

Selain pameran, REI Mandiri Property Expo 2018 juga menghadirkan berbagai program pendukung lainnya seperti acara hiburan, talkshow, Lomba mewarnai, Lucky Draw, dan lain-lain. Untuk kenyamanan pengunjung, pihak panitia juga menyediakan ruang menyusui, tempat sholat, dan ruang kesehatan. Dengan tema ‘Rumah Impian Jadi Kenyataan’, REI Mandiri Property Expo 2018 diikuti oleh 40 pengembang dengan 125 proyek hunian. (rls/ady)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here