TANGERANG – Lebih dari 1500 orang pelari memadati gerbang start Half Marathon Bintaro Jaya di Bintaro Jaya Xchange Mall, Minggu (18/11) pukul 05.30 WIB. Kegiatan marathon dalam rangka memperingati HUT ke-20 tahun Rumah Sakit Premiere Bintaro (RSPB) ini, dilepas oleh Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany yang didampingi CEO RSPB Juniwati Gunawan.

Marathon ini diluncurkan dengan tiga kategori, 5K, 10K dan 25K di Bintaro Jaya ini ternyata mengundang antusias masyarakat yang tinggi. Terlihat dari animo masyarakat saat mengikuti olahraga lari berskala besar tersebut.

“Selain komunitas pelari, atlet dan TNI, tidak sedikit masyarakat yang ikut bergabung. Untuk itu, yang awalnya target kami hanya 1000 peserta kami naikan menjadi 1500. Hal ini karena hingga hari H pelaksanaan, masih banyak yang mendaftar,” kata Ario Putera, Direktur PT Putera Wijaya Mediatama (PWM), selaku Penyelenggara Bintaro Jaya Half Marathon 2018.

Bekerjasama dengan Bintaro Xchange Mall dan Bintaro Jaya, penyelenggaraan Half Marathon ini terorganizer dengan tingkat keamanan yang terjamin.

“Mulai start hingga finish, semua pelari terkondisi dengan aman dan memiliki jaminan keamanan serta kenyamanan terpercaya,” ungkap Ario yang mewajibkan peserta untuk melakukan cek darah terlebih dahulu sebelum menuju gerbang start.

“Pemeriksaan darah oleh para dokter RSPB dilakukan pada saat peserta mengambil nomor dada pelari. Selain cek darah di awal pendaftaran, masyarakat juga dapat melakukan serangkaian kesehatan setelah berlari,” tuturnya.

Usai berlari, ribuan pelari diajak untuk berzumba ria dengan dipandu oleh Cantika artis cilik yang kini sudah beranjak dewasa. Istimewa dari event lari kali ini, para pelari yang beruntung bisa mendapatkan voucher medical check up di RSPB senilai Rp 1,5 juta.

Sementara Direktur Utama PT PWM, Raymond W Navarro menabahkan tujuan intinya adalah pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bahwa menjaga kesehatan dengan berolahraga sangat penting dilakukan. Namun ada baiknya melakukan konsultasi ke dokter spesialis terkait olahraga yang akan dilakukan.

“Semoga event ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang, sehingga masyarakat menjadi lebih sehat,” imbuhnya.

Sebelumnya, bersamaan dengan event lari, pihaknya mengajak peserta menggalang dana untuk membeli 100 alat kesehatan untuk kaum disabilitas yang bekerjasama dengan WeCare di bawah naungan Kementerian Sosial.

“Ada jalur khusus untuk pendaftaran. Kemudian peserta memasukan kode wecare dalam pendaftaran. Dengan cara itu, peserta bisa menyisihkan sebagian dana untuk kaum disabilitas,” tutupnya. (CNg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here