TANGERANG– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang saat ini tengah fokus menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan Program Cageur Jasa.

Melalui program Cageur Jasa, Dinkes melalui 36 Puskesmas yang tersebar di Kota Tangerang melakukan pendataan secara langsung kondisi kesehatan masyarakat. Dengan begitu, penanganan terhadap kondisi di lapangan akan samakin cepat.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi mengatakan, masih banyak warga yang tidak mengetahui kalau tetangganya adalah ODGJ. Biasanya ODGJ disembunyikan karena dinilai memalukan pihak keluarga.

“Teknisnya, Puskesmas mendata ke masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan ODGJ. Nantinya pihak puskesmas memberikan surat rujukan kepada keluarga untuk dibawa ke Rumah Sakit,” terang Liza.

Berdasarkan data, setidaknya dibawah 5 persen warga Kota Tangerang merupakan ODGJ. Angka ini merupakan angka yang lazim di kota/kabupaten di Indonesia.

“Bahkan, pihak keluarga biasanya malu kalau ada anggota keluarga yang kena ODGJ. Makanya kita jemput bola untuk didata yang kemudian kita imbau untuk datang ke Puskesmas terdekat,” papar Liza.

Menurutnya, penyebab ODGJ antara lain adalah masalah ekonomi, lingkungan keluarga yang kurang harmonis, hingga faktor lingkungan. (Juf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here