TANGERANG – Untuk mendukung program pemerintah Sejuta Rumah, Sinar Mas Land melalui PT. Bumi Serpong Damai, Tbk menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), Kamis (8/11/2018) untuk membangun rusunami sederhana di BSD City.

Pembangunan proyek tersebut, untuk memenuhi kebutuhan hunian terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu juga komitmen pihaknya dalam melaksanakan kewajiban Hunian Berimbang fase kedua setelah pada tahap awal pembangunan BSD City dibangun 12.000 unit rumah sederhana.

Hunian Berimbang merupakan program pemerintah yang diberlakukan kepada pengembang properti di Indonesia, untuk menanggulangi kekurangan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Margiman, Division Head Strategic Development Sinar Mas Land mengatakan, rusunami ini adalah perwujudan komitmen untuk menghadirkan lingkungan tempat tinggal berkualitas dengan harga terjangkau.

“Rusunami ini terletak di lokasi strategis serta ditunjang dengan akses ke beragam fasilitas BSD City yang bertaraf internasional. Diharapkan hunian tersebut mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi penghuninya,” ujarnya.

Sementara Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), Nariman Prasetyo menuturkan, sebagai Total Solution Contractor yang berpengalaman serta selalu mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan, pihaknya selalu optimis dapat mengerjakan setiap proyek dengan tepat waktu dan memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan pelanggan.

“Kami berkomitmen mendukung Sinar Mas Land dalam mewujudkan pengembangan rusunami ini, yang merupakan bagian dari pelaksanaan kewajiban Hunian berimbang di kawasan BSD City. Rusunami ini akan dikembangkan dengan konsep yang memperhatikan keselarasan lingkungan dan pembangunan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuninya,” bebernya.

Rusunami dengan harga terjangkau akan dibangun di BSD City, mengusung konsep hunian yang sederhana namun berkualitas dengan harga terjangkau. Kemudian, memiliki akses strategis ke BSD City, sebagai kota mandiri yang telah dilengkapi oleh fasilitas kelas internasional dan sarana pendukung lainnya seperti rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, kawasan Digital Hub, serta pusat perekonomian di Tangerang.

“Akses commuter line yang memudahkan transportasi ke pusat kota Jakarta dan dilengkapi dengan akses transportasi yang strategis seperti jalur commuter line Rawa Buntu dan akses tol,” imbuhnya.

Rusunami ini diutamakan peruntukannya bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR, dengan penghasilan maksimal Rp 7 juta atau sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku saat ini. (Rls/cng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here