TANGERANG– Perhelatan Healthy City Summit 2018 resmi berakhir. Acara yang digelar selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 4 November hingga 6 November tersebut diikuti oleh Forum Kota Sehat dari berbagai kab/kota di Indonesia.

Acara ini menghadirkan banyak pembicara mulai dari pakar, konsultan hingga pimpinan daerah untuk berbagi ilmunya tentang kesehatan.

Salah satunya adalah Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Pria yang akrab disapa Hendi datang menjadi pembicara di sesi terakhir. Tak hanya Hendi, Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah juga menjadi pembicara dengan memaparkan materi tentang Konsep Tangerang LIVE & e-City.

Arief mengajak Hendi berkunjung ke Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Mereka mengunjungi Tangerang LIVE Room (TLR) yang menjadi control room pusat data dan sistem terintegrasi di Kota Tangerang. Hendi pun terkesan dengan apa yang telah dilakukan Arief.

“Ternyata banyak yang sudah di lakukan oleh Mas Arief. Saya tertarik dengan aplikasi kepegawaian dan situation roomnya,” ujar Hendi, Selasa (6/11).

Ia kagum lantaran aplikasi kepegawaian Kota Tangerang bisa diakses oleh masyarakat umum dan juga sangat detail serta komplit melihat sampai ke pelosok-pelosok wilayah.

Hendi pun berniat mengirimkan pegawai-pegawai Dinas Infokom Kota Semarang untuk datang ke Kota Tangerang dan mengadopsi beberapa aplikasi untuk diterapkan di Semarang.

“Nanti saya akan kirim temen-temen Infokom, buat dateng dan berguru kesini,” tambahnya.

Tak hanya TLR, Arief juga mengajak Hendi melihat City Gallery milik Kota Tangerang. City Gallery berisi penjelasan perjalanan sejarah, kampung-kampung, penghargaan, hingga benda-benda antik.

“Ini kita nyari data-data sejarahnya mas, ke sesepuh-sesepuh,” jelas Arief pada Hendi.

Puas berkeliling Arief mengajak Wali Kota Semarang untuk mencicipi makanan khas Tangerang yaitu Laksa.

Sebelum bertolak kembali ke Semarang, Hendi mengucapkan terima kasih kepada Arief yang sudah mengundangnya.

“Terima kasih Mas Arief. Kita semua kepala daerah sepakat untuk berkolaborasi bersama. Hari gini gak ada gengsi-gengsian,” ujarnya.

Menurut Hendi, saat ini sudah bukan jamannya berkompetisi sesama daerah. Kompetisi saat ini, lanjut dia, adalah bersaing dengan kota-kota di luar negeri.

“Karena sudah gak jaman berkompetisi sesama daerah. Kompetisinya dengan kota-kota diluar negeri. Sekarang saatnya berkompetisi saling mengisi. Saya tunggu kedatangan Mas Arief gantian main-main ke Semarang,” tukasnya. (Juf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here