TANGERANG – Perwakilan puluhan perusahaan di Tangsel mengikuti Sosialisasi Pelatihan Kualitas Hidup Perempuan di Dunia Usaha yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) di Aula Balai Kota Tangsel, Ciputat, Rabu (7/11).

Menurut Kepala Bidang Perlindungan Anak Irma Safitri, kegiatan ini mengumpulkan teman-teman dunia usaha untuk bisa bersinergi dalam program pemberdayaan perempuan khususnya dilokasi P2WKSS, dan juga untuk mendukung terbentuknya Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

“Dari kegiatan ini perusahaan-perusahaan mulai terbuka, bahwa program CSR mereka sesungguhnya ada yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tetapi belum tersampaikan. Mereka baru mengetahui ada kegiatan yang berkaitan dengan anak,” kata Irma.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini perusahaan mulai terbuka untuk bersinergi, terutama untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Apalagi kebutuhan anak di Tangsel cukup banyak, yang paling kurang adalah ruang bermain anak dan pusat kreatifitas anak yang gratis.

“Kita minta agar dana CSR yang dimiliki perusahaan bisa untuk pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak. Terutama di lokasi yang padat penduduknya. Kedepan APSAI akan terus melakukan rapat dan memenuhi kebutuhan anak,” bebernya.

Sementara, Ketua CSR Kota Tangsel Ali Samson Pane menyambut positif adanya kegiatan tersebut. Menurutnya perusahaan di Tangsel akan ikut membantu pemerintah dalam melaksanakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Nantinya kita akan terus koordinasi, rencananya kita akan membuat rumah terampil untuk warga Tangsel, dimana dananya berasal dari perusahaan-perusahaan,” ungkapnya. (CNG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here