TANGERANG – Perum PPD bersama aplikasi Glad meluncurkan 4 bus premium khusus perempuan, yang beroperasi di empat shelter di pusat perbelanjaan luar Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta, di Intermark BSD, Senin (15/10).

Dirut Perum PPD Pande Putu Yasa menerangkan, pengoperasian empat bus itu didasari adanya permintaan moda transportasi angkutan masal yang dikhususkan bagi kaum hawa.

“Kami melihat berdasarkan kajian yang kami lakukan, bahwa angkutan moda transportasi masal bagi perempuan ini diperlukan, dan kami luncurkan pada hari ini,” katanya.

Kerjasama PPD dan apliakasi Glad ini, secara penuh akan dioperasikan
pada 20 Oktober 2018 besok, dengan empat titik shelter antar dan jemput meliputi; 
1. Bus Premium Khusus Wanita, MegaCity Bekasi - Plaza Senayan.
2. Bus Premium Khusus Wanita, LRT City Bekasi - Grand Paragon.
3. Bus Jakarta Airport Connexion, Mal Kelapa Gading - Bandara Soekarno Hatta.
4. Bus Jakarta Airport Connexion, Intermark BSD - Bandara Soekarno Hatta.

Demi memberi kenyamanan lebih terhadap kaum perempuan yang hendak menggunakan moda transportasi ini, diharuskan melakukan pemesanan melalui aplikasi Glad.

“Calon pengguna melakukan pemesanan secara online di aplikasi Glad yang tersedia bagi pengguna android dan IOS. Untuk promo ini kami diskon tarif khusus. Bus premium khusus wanita ini Rp10 ribu dan JA Connexion denan glad ini Rp25 ribu,” ucap dia.

CEO Glad, Agung Ariyanto menerangkan, pihaknya sudah memiliki 40 ribu pengguna aplikasi tersebut. Nantinya, setiap pengguna jasa bus PPD JA Connexion dan Bus Premium Khusus wanita ini, harus melakukan pemesanan melalui aplikasi tersebut.

“Pengguna akan bisa memesan kursi, mengetahui jadwal keberangkatan dan memilih rute yang diinginkan. Sementara melayani dari luar Jakarta ke Jakarta dan rute menuju Bandara soekarno-Hatta,” terangnya.

Untuk tahap awal sosialisasi ini, pihaknya akan menyiapkan 4 bus yang akan dioperasikan di sejumlah rute. Dari 100 bus yang siap dioperasikan.

“Kami masih mensosialisasikan ini ke masyarakat. Investasi kami 100 miliar untuk kerjasama ini, jad kami akan tetap jalan sesuai jadwal, meskipun penumpang kami belum penuh,” beber dia.

Bambang Prihantono Kepala BPTJ mengapresiasi hadirnya bus premium khusus wanita tersebut. Menurutnya saat ini, Pemerintah terus mendorong upaya peralihan penggunaan moda transportasi probadi kepada penggunaan kendaraan masal.

“Sampai hari ini penambahan bus oleh PPD dan PO-PO (perusahaan otobus ) yang beroperasi mencapai 474 bus. Itu jumlah bus yang kami luncurkan saja, belum dihitung lagi yang dari PO-PO yang meluncurkan sendiri,” bebernya.

Dia menargetkan, modal share transportasi masal di Jakarta hingga akhir tahun 2019 mencapai 40 persen dari jumlah kendaraan yang ada.

“Saat ini modal share kita sudah 36 persen dan tahun 2029 kita ingin 80 persen penggguna moda transportasi masal semua,” jelasnya. (CNG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here