Pertamina Gandeng Komunitas Lestarikan Batik Jambi

38

Jambi – Bertempat di Balai Tenun Pemerintah Kota Jambi,  Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin. Kamis (11/10). Pertamina EP Asset 1 Jambi Field dan Kelompok Batik Sipin Jajaran pada Minggu kemarin (7/10) menggelar Wisata Edukasi Batik di Legok, Danau Sipin, guna mengkampanyekan dan sosialisasikan batik tulis sekaligus memperingati Hari Batik Nasional.

Wisata Edukasi Batik ini bertujuan untuk melestarikan batik tulis, gerakan membatik, dan edukasi dengan menyasar kepada khalayak umum dengan peserta sekitar 20 orang dengan berbagai latar belakang antara lain mahasiswa (Universitas Jambi, STIKOM, dan POLTEKES), Duta Baca Provinsi Jambi, Duta Wisata Provinsi Jambi, pegiat literasi, pimpinan redaksi media Jambi, pelajar SD dan ibu rumah tangga.

Yuk Tina selaku Ketua kelompok Batik Sipin Jajaran sangat mengapresiasi peserta yang mau datang jauh dari penjuru Kota Jambi, untuk mengenal batik tulis. “Sebenarnya, ada banyak orang yang tertarik untuk belajar membatik, namun mereka memiliki keterbatasan informasi”, ungkap Yuk Tina.

Kegiatan wisata batik dimulai sore hari dengan mendengarkan penjelasan terkait asal mula pembentukan Kelompok Batik Sipin Jajaran dan berkenalan dengan seluruh pengerajin batik.

Kemudian Yuk Tina menjelaskan alat dan bahan yang digunakan saat membatik serta tahapan membuat sebuah kain batik. Selanjutnya peserta langsung praktik membatik dengan membentuk kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang tiap kelompoknya. Setiap kelompok diberikan kompor, kuali, canting, lilin malam, pensil dan secarik kain polos selebar sapu tangan.

Peserta mulai membuat pola motif sesuai imajinasi. Beberapa yang belum memiliki ide tentang motif difasilitasi dengan contoh-contoh motif kelompok seperti buah nam-nam, tampuk manggis, dan seluang mudik.  Usai mempola motif, peserta diberikan canting dan siap untuk membatik. Sebelum memulai para pengerajin menjelaskan teknik memegang canting yang baik agar lilin tidak menetes ke kain. Pengerajin juga mendampingi para peserta hingga tuntas.

Sementara itu, Maimunah (49 tahun) adalah seorang ibu rumah tangga menjadi peserta pertama yang datang dan sangat antusias belajar membatik. Pada kegiatan ini juga, Aliya yang merupakan siswi kelas 5 SD merasa senang membatik walaupun tangannya panas. Aliya meminta fasilitator, agar telapak tangannya tidak panas terkena lilin. Kemudian kain batik dilapisi dengan kardus supaya lebih aman.

Pada akhir kegiatan, kelompok batik menyampaikan rasa syukur kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dari PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field sebagai Pembina Kelompok dan seluruh anggota kelompok serta para peserta. “Semoga kegiatan Wisata Edukasi Batik dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang ikut berpartisipasi”, harap Yuk Tina.

Yuk Tina juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan minimal setahun sekali. “Kegiatan ini juga bisa dikembangkan menjadi program edukasi buat pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum, sehingga semakin banyak yang memahami batik tulis”, pungkasnya. (Kho-rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here