TANGERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tangsel memberikan bantuan secara langsung kepada korban bencana gempa di Lombok Timur pada Jumat (14/9).

Menurut Humas Dindikbud Tangsel Ade Heri, bantuan tersebut terkumpul dari guru-guru dan PGRI Kota Tangsel berupa uang dan sembako kepada masyarakat di Lombok Timur, bantuan juga diberikan kepada keluarga salah seorang pegawai Dindikbud yang berada di Dusun Benjor, Desa Tratak, Lombok Tengah.

“Sebanyak Rp 104.456.000 terkumpul dan langsung diberikan kepada korban. Angka tersebut hanya sebagian saja yang disampaikan melalui Dindikbud, tetapi sesungguhnya dari sekolah swasta dan beberapa sekolah negeri sudah menyampaikan secara langsung bantuan tersebut,” ungkap Ade.

Rata-rata yang mengalami bencana adalah para peserta didik dan keluarga guru, bahkan ketika kita kunjungi ada anak-anak yang saat ini tidur di daerah pemakaman. Oleh karena itu Dindikbud Tangsel dan PGRI tergerak untuk memberikan bantuan.

Sebanyak 8 orang yang terdiri dari pegawai Dindikbud Tangsel, PGRI Tangsel dan Kepala Sekolah secara langsung pergi ke Lombok untuk menyerahkan bantuan. Keberangkatan mereka sejak Kamis 13 September hingga Sabtu 15 September 2018.

Sementara, Kepala Dindikbud Tangsel Taryono mengatakan penyampaian bantuan peduli bencana lombok, sebagian sudah disampaikan lewat posko di pusat pemerintahan Tangsel.

“Sebagian langsung sampaikan karena ada staf kami yang keluarganya kena dampak bencana. Kegiatan ini sebagai upaya terus membangun karakter peserta didik, khususnya solidaritas dan empati kepada penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita,” terang Taryono. (CNG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here