JAKARTA –  PT. Natura City Developments siap melantai di Bursa Efek Jakarta (BEI). Dengan menawarkan harga Rp110 – Rp140 per saham dalam penawaran umum perdana (IPO/ Initial Public Offering) sebanyak-banyaknya 2,6 miliar lembar saham. Jumlah ini sekitar 48,15 persen dari modal  dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan menunjuk PT. Danatama Makmur sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Direktur Utama Natura City, Elfi Darlis mengatakan, Serpong merupakan wilayah yang terus berkembang sehingga memiliki nilai investasi yang menguntungkan dan trennya akan berlanjut terus ke depan. “Hal ini dapat kita lihat dari semakin banyaknya populasi pada area Serpong yang dimulai dari tahun 2010.” ujarnya pada acara Public Expose yang di gelar di Ballroom 2 The Ritz Carlton, Jakarta. Kamis, (6/9).

Lanjutnya ia menjelaskan, dana yang diperoleh dari IPO ini akan digunakan untuk pembayaran kewajiban sehubungan dengan pengembangan usaha, tambahan perolehan tanah, dan modal kerja. Rencana akuisisi tambahan tanah tidak hanya berlokasi di sekitar kawasan pengembangan Serpong Natura City, tetapi juga di kawasan Iain yang akan dikembangkan oleh Perseroan yang dinilai potensial. Dengan dilakukannya proses akuisisi tanah baru tersebut, diharapkan pendapatan dari Natura City dapat terus meningkat. Selain itu, Penawaran Umum ?andana Saham ini juga disertai dengan penerbitan Waran Seri I sebanyak-banyaknya sis juta, dimana setiap 8 lembar saham baru akan mendapatkan secara cuma-cuma 3 Waran.

“Berbeda dengan induk kami, yaitu Sentul City, dimana segmen kami adalah pembeli di luar daerah Sentul. Kami juga sedang menjajaki ekspansi ke luar Pulau Jawa. Kemudian yang cukup membedakan juga adalah profil pembeli berasal dari generasi milenial yaitu usia 17 hingga 35 tahun, mencakup 50% dari pembeli Natura City.” imbuhnya.

(kiri) Vice President Investment Banking, Denny Saliman , President Director PT. Natura City Development, Elfi Darlis

Sementara itu, Vice President Investment Banking PT. Danatama Makmur, Denny Saliman menyampaikan, selain harga yang ditawarkan cukup menarik dan dibawah market, Serpong Natura City memiliki Iingkungan yang alami dan asri serta. Selain itu, di tunjang dengan desain rumah tinggal yang dikembangkan oleh tim arsitektur berpengalaman hingga mampu menciptakan desain hunian yang detail, artistik dan fungsional. “Harga perumahan yang di tawarkanpun cukup terjangkau serta memiliki berbagai kemudahan dalam proses pembayaran. Selain menjadikan investasi, Serpong Natura City juga sangat cocok untuk dijadikan tempat tinggal.” jelasnya.

Secara keuangan di periode Desember 2017, Natura City mencatatkan pendapatan sebesar Rp 246 miliar, dengan laba usaha Rp 103 milyar dan Iaba bersih Rp 105 milyar, dengan margin laba usaha dan Iaba bersih sekitar 43%. (btl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here