TANGERANG- Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengukuhkan 50 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (15/8).

Nantinya, para Paskibraka yang terdiri dari siswa kelas XI SMA se-Kota Tangerang ini akan mengemban tugas mulia untuk mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih di tingkat kota dan provinsi pada hari Kemerdekaan Indonesia, yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, ada kurang lebih 50 putra-putri terbaik Kota Tangerang yang mendapat tugas mulia untuk mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih di lapangan Ahmad Yani dalam rangka peringatan HUT RI ke-73.

“Pengukuhan ini menjadi rangkaian, karena pada besok malam ada doa bersama di masing-masing wilayah serta renungan suci,” ujar Arief.

Arief mengungkapkan, kegiatan apel peringatan HUT RI ke-73 di Kota Tangerang akan dilaksanakan di lapangan Ahmad Yani, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, pada pukul 08.00 WIB. Ia juga mengimbau dan membuat edaran kepada seluruh RW di setiap wilayah untuk mengadakan apel.

“Ini menunjukan semangat nasionalisme kita sebagai warga negara untuk perayaan kemerdekaan Indonesia. Selain itu juga menjadi semangat persatuan dan kesatuan untuk membangun Kota Tangerang supaya kedepannya lebih baik lagi,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dedi Suhada mengatakan, ada sembilan orang Paskibraka yang dipanggil untuk mengibarkan bendera di tingkat provinsi.

Selain itu, seluruh Paskibraka tersebut akan disebar di seluruh wilayah Kota Tangerang. “50 untuk pasukan Paskibraka Kota Tangerang dan 300 orang di tiap Kecamatan, sehingga di setiap Kecamatan ada 25 orang,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, seleksi Paskibraka ini dimulai sejak awal Maret 2018 dan seleksi tahap kedua dimulai pada Juni 2018 lalu.

“Kita adakan pelatihan di bulan Juli, hampir satu setengah bulan sampai hari H. Pelatihnya selain dari Purna Paskibraka Indonesia, ada pula pendamping dan instruktur dari Tentara Nasional Indonesia (TNI),” ucapnya.

Para peserta dibekali berbagai pelatihan mulai dari baris-berbaris, kedisiplinan, wawasan hingga tugas-tugas pengibar bendera serta patriotisme.

“Disamping itu peserta juga dilatih dan dilihat dari faktor fisik yang baik dan memenuhi standar,” tandasnya. (juf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here