JAKARTA – Trafik penggunaan layanan data XL Axiata mengalami lonjakan yang signifikan, khususnya selama libur lebaran tahun ini.

Tercatat, terjadi lonjakan trafik data hingga sekitar 30% dibanding hari biasa, dan 95% dibandingkan tahun lalu. Khusus untuk trafik layanan 4G, naik hingga 45%. Kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan data XL Axiata menjadi salah satu faktor pendorong lonjakan trafik tersebut.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, Lebaran memang selalu menjadi momen yang krusial bagi XL Axiata sebagai penyedia layanan data dan telekomunikasi. Puluhan juta pelanggan mengharapkan bisa menggunakan layanan XL Axiata secara maksimal.

“Prioritas utama kami adalah memastikan kenyamanan pelanggan, tidak hanya di jalur mudik saja tapi juga tempat keberangkatan seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta, stasiun bus, dan rest-area. Dan juga dengan lamanya periode liburan, tempat-tempat wisata juga dipastikan jaringannya, seperti pantai, taman wisata, pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Jika itu bisa penuhi, maka dengan sendirinya trafik akan meningkat dan ini bagus secara bisnis. Kami bersyukur bisa memberikan layanan secara maksimal selama Lebaran ini, tanpa hambatan yang berarti.”ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan trafik data di Lebaran kali ini merupakan kelanjutan dari trend kenaikan data dalam beberapa tahun terakhir di momen yang sama. Masyarakat dan pelanggan semakin nyaman menggunakan layanan data untuk mendukung berbagai aktivitas mereka selama libur Lebaran, termasuk saat bersilaturahmi, perjalanan mudik dan kembali lagi ke kota asal, serta berbagai kabar melalu media sosial. Selain itu, kenaikan trafik juga tidak terlepas dari terus bertambahnya pengguna layanan data.

Trafik data tertinggi selama periode 10 hari tersebut didominasi antara lain oleh trafik data  streaming (video dan musik) mencapai 47%. Seiring dengan semakin meningkatnya kualitas dan perluasan jaringan data berkualitas seperti 4G LTE, pelanggan semakin nyaman mengakses layanan streaming. Penggunaan data berikutnya secara berurutan adalah web browsing 16%, Instant Messaging 13% dan media sosial (medsos) 12%. (key)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here