JAKARTA – Mimpi itu hanya menjadi nyata melalui keajaiban, dia diraih melaui keringat, determinasi, dan kerja keras. Sedikit penggalan kata dari Colin Powell ini bisa menjadi gambaran singkat tentang seluruh rangkain ekspedisi ini. Perjalanan panjang ini akhirnya menemukan puncaknya, pada Kamis (17/5). Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi dunia, Puncak Gunung Everest (8.848 mdpl). Pencapaian ini semakin bermakna mengingat Puncak Gunung Everest menjadi penutup yang manis dari misi eksepedisi mengibarkan bendera Indonesia di tujuh gunung tertinggi di tujuh benua.

Salah satu pendaki Tim WISSEMU, Mathilda Dwi Lestari (Hilda) melalui telepon satelit sesaat setelah sampai di Advance Basecamp, “Perempuan Indonesia di puncak dunia untuk persatuan bangsa! Bangkit Indonesia!”, tutur Hilda yang disambut sorak gembira oleh Tim Pendukung di Bandung.

istimewa

Hilda juga sempat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua rekan yang telah memberi dukungan dari Tanah Air dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi berita baik untuk Indonesia, Bangkit Indonesia!

Rasa bangga pun turut diucapkan Rektor Universitas Katolik Parahyangan Mangadar Situmorang. “Selamat untuk Deedee dan Hilda. Bangga terhadap dua putri terbaik Indonesia atas capaian di puncak terakhir dari 7 benua, Everest. Atas nama civitas akademika Universitas Katolik Parahyangab, saya menyampaikan selamat danbangga terhadap dua mahasiswa UNPAR yang telah menggoreskan prestasi di puncak tertinggi. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung tercapainya prestasi dunia ini, kepada Bank BRI, MKAPR, dan Yayasan UNPAR, terima kasih sebesar-besarnya.” ujarnya.

Pendakian menuju Puncak Gunung Everest adalah pendakian pamungkas setelah sebelumnya Deedee dan Hilda sudah mengibarkan Bendera Merah Putih di enam puncak gunung tertinggi di enam lempeng benua lain.

Pada akhirnya mimpi mengirimkan dua perempuan Indonesia ke tujuh puncak tertinggi dunia adalah kebanggan untuk kita bersama. Oleh sebab itu melalui pesan ini juga kami ingin menyampaikan terima kasih yang tidak ada habisnya kepada semua pihak yang mendukung pendakian ini sejak dimulai 2014 lalu. Secara khusus ucapan terima kasih kami persembahkan untuk Bank BRI sebagai sponsor utama, PT Multi Karya Asia Pasifik Raya (MKAPR), Universitas Katolik Parahyangan, dan semua anggota keluarga Mahitala yang tidak henti-hentinya memberi dukungan doa maupun moral. (key)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here