JAKARTA – Dalam mewujudkan pemerataan kesehatan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan teknologi dan layanan yang TRUST (Trustworthy, Reliability, Unique, Speed Up, Tactical) dengan mengedepankan layanan PRIMA (Profesional, Ramah, Ikhlas, Mutu dan Antusias) maka Indonesia Healthcare Corporation (IHC) kembali membangun dan mengembangkan rumah sakit yang berada di wilayah Kalimantan Utara tepatnya di kota Tarakan.

Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya yaitu PT. Pertamedika IHC hadir menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih baik dengan pembangunan rumah sakit yang tidak saja lebih lengkap dan modern namun juga telah memenuhi standar kualitas nasional. Dimulaianya pembangunan Rumah Sakit Pertamina Tarakan ini ditandai dengan gelaran acara seremoni groundbreaking yang bertempat di Jalan Mulawarwan 99 belum lama ini.

Dalam kaitannya dengan pengembangan Rumah Sakit Pertamina yang didukung dengan pembentukan Grup Rumah Sakit BUMN yaitu IHC. Grup Rumah Sakit BUMN IHC yang telah resmi dibentuk oleh Menteri BUMN 22 Maret 2017 lalu merupakan bentuk nawacita sinergi BUMN.

Fasilitas yang akan diberikan Rumah Sakit Pertamina Tarakan antara lain, 
 1. Rawat Inap:  Suite, VIP, Superior (Kelas 1), Deluxe (Kelas 2) dan economic.  
 2. Rawat Jalan: terdiri dari 22 ruang dokter spesialis.  
 3. Penunjang Medis: MSCT, MRI, Cephalopanoramic, CBCT, Cathlab Jantung, Endoscopy, USG 4D, Hemodialisis, Fisioterapi, Lab. Patologi Klinis, Tumbuh Kembang Anak 
 4. Penunjang Non Medis: Healing Garden di Rawat Inap Commercial Area Canteen Indoor Outdoor

Anak perusahaan PT. Pertamina (Persero) yaitu PT. Pertamina Bina Medika yang telah ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk menjadi Holding serta Operatorship IHC tersebut.

Acara tersebut secara simbolis dilakukan oleh Menteri BUMN Republik Indonesia Ibu Rini M. Soemarno bersama dengan Plt. Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) (Nicke Widyawati), Presiden Direktur PT. Pertamedika – IHC (Dany Amrul Ichdan), Direktur PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Achmad Baiquni), Direktur PT. Adhikarya (Budi Harto), Direktur Operasi dan Produksi PT. Pertamina EP (Chalid Said Salim), Sekretaris Kementrian BUMN (Imam Apriyanto Putro), Gubernur Kalimantan Utara (Irianto Lambrie),Plt. Walikota Tarakan (H.K.Arief Hidayat) disaksikan oleh segenap jajaran perangkat bisnis BUMN, Pertamina Grup, TNI, POLRI dan segenap jajaran pemerintah daerah dan SKPD.

Dibangun di atas lahan dengan luas bangunan 9.977 m2 dengan rencana pengerjaan sekitar 12 bulan oleh PT. Adhikarya (Persero), konsultan perencana PT.Patroonarsindo dan Manajemen Konstruksi PT. Purnama Karya Selaras. (btl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here