SURABAYA – Selama bulan April, Pelindo III sudah menggelar Sosialisasi Standar Pelayanan di dua pelabuhan yang dikelolanya, yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, dan Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Commercial and Operational Director, Pelindo III, Mohammad Iqbal, mengungkapkan tentang pentingnya sosialisasi standar layanan berbagai jasa kepelabuhanan pada para pengguna jasa dan stakeholder lain. Hal tersebut untuk memiliki kesamaan pemahaman demi menjaga kualitas layanan logistik di pelabuhan.

“Penyusunan Standar Pelayanan telah diamanatkan oleh undang – undang tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Pedoman Standar Pelayanan. Karenanya setiap penyelenggara pelayanan publik, termasuk Pelindo III wajib menetapkan standar pelayanan,” jelas Iqbal dalam siaran persnya. Jumat, (27/4).

Adanya Standar Pelayanan yang dibuat bersama dengan stakeholder dapat menjadi landasan bagi Pelindo III untuk dapat semakin meningkatkan mutu layanan. Kompetensi SDM di lapangan menjadi ujung tombak pelayanan. Untuk itu Pelindo III fokus melengkapi sertifikasi petugasnya demi layanan yang prima, di antaranya yaitu SIO (Surat Izin Operator), sertifikasi B dan C, Ahli K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) dan pergudangan, Ahli K3 umum dan kimia, serta sertifikasi petugas pandu kapal.

CEO Regional Jawa Timur Pelindo III, Onny Djayus memaparkan, manajemen telah menerbitkan peraturan tentang Sistem dan Prosedur Pelaksanaan Pengamanan Terminal. “Peraturan tersebut sebagai bentuk komitmen manajemen untuk meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan 24 jam/7 hari, janji layanan 10 menit (mulai pelayanan dokumen mulai PPKB, penelitian dokumen, validasi, entry, verifikasi, dan distribusi data), serta jaminan keamanan,” paparnya.

Ia melanjutkan, inovasi juga dilakukan untuk mempermudah pengguna jasa atau masyarakat dalam menyampaikan laporan pengaduan, saran, dan masukan terkait pelayanan, Pelindo III menyediakan beberapa sarana yang dapat diakses setiap saat seperti direct to personal, mail, call/sms, website, dan kotak saran.

Sementara itu, CEO Regional Kalimantan Pelindo III, Recky Julius Uruilal, menyebutkan bahwa sosialisasi jadi kesempatan untuk mendengar keluhan dan berdiskusi dengan pengguna jasa. Sehingga dapat mengembangkan pelayanan yang terstandar untuk memudahkan pengguna.

“Sosialisasi standar pelayanan kepelabuhanan ini nantinya juga akan didokumentasikan dalam bentuk buku dan dibagikan kepada para stakeholder maupun para pengguna jasa. Sehingga, proses pelayanan yang berlangsung di lingkungan kerja Pelindo III dapat dipantau secara bersama dan transparan,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi di Banjarmasin, perwakilan pengguna jasa dari PT Salam Pasific Indonesia Line, Moni, mengapresiasi langkah Pelindo III membuka diri terhadap performa pelayanannya. “Pengguna jasa, mitra kerja, dan masyarakat dapat menyampaikan keluhan atas pelayanan yang diterima manakala menyalahi standar yang telah ditetapkan,” katanya. Ia pun berharap agar keluhan-keluhan tersebut dapat ditangani dengan baik. (key)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here