TANGERANG – Pedagang Pasar Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua melakukan studi banding ke Pasar Modern BSD, Tangerang Selatan. Selasa, (24/4).

Kegiatan yang diikuti oleh 23 peserta tersebut merupakan rangkaian acara kunjungan lapangan untuk melihat langsung pengelolaan pasar tradisional dan design bangunan dari pasar ini. Manajemen Pasar Modern BSD City menjelaskan informasi mengenai penataan barang dagangan secara efektif dan efisien, hingga kebersihan, ketertiban, keamanan pasar, serta pengawasan bahan makanan dan minuman dari zat-zat berbahaya.

Pasar Modern BSD City kerap dijadikan percontohan konsep pasar tradisional yang dikelola secara modern oleh pemerintah dan swasta. Sejak diluncurkan, Pasar Modern BSD City sudah menampung lebih dari 800 UMKM dan mampu bersaing dengan retail raksasa.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, saat ini tengah memberikan program pelatihan kepada sejumlah pengurus pasar tradisional serta para pedagangan pasar di sejumlah provinsi, mengenai pengelolaan pasar tradisional yang memiliki standar seperti pasar modern.

Sinar Mas Land membangun pasar modern di BSD City pada tahun 2004  diatas lahan seluas 3,2 ha. Hal ini dilakukan untuk mengangkat status Pasar Tradisional yang citranya kumuh menjadi Pasar Tradisional Modern yang lebih tertata rapi dan bersih di BSD City, sehingga dapat mendukung dunia perdagangan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia khususnya Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain Pasar Modern BSD City yang sudah 13 tahun beroperasi, BSD kembali telah menyiapkan Pasar Modern BSD City 2 di kawasan Intermoda BSD City yang mampu menampung sekitar 800 UMKM. Selain itu, Sinar Mas Land juga telah membagi 2 pasar tradisional lainnya di Grand Wisata dan di Kota Wisata. Total UMKM yang telah dibina oleh Sinar Mas Land sebanyak 3000 pedagang kelas UMKM. (key)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here