Jembatan Holtekamp Dorong Perkembangan Kota Jayapura

171

JAYAPURA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura, Kamis (12/4).

Groundbreaking yang dilakukan bulan Mei 2015 lalu direncanakan akhir tahun 2018 ini dapat terselesaikan. Jembatan Holtekamp akan menumbuhkan pusat ekonomi baru di Jayapura dan sekitarnya karna jembatan tersebut dapat mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju kawasan perbatasan Skouw dari semula 2,5 jam karena harus memutari Teluk Youtefa menjadi sekitar 1 jam.

“Selain menumbuhkan titik pertumbuhan ekonomi baru, kawasan disekitar jembatan nanti akan menjadi tempat wisata yang indah yang bisa mendatangkan wisatawan. Pembangunannya merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota. Yang bagus itu juga, ada bagiannya sendiri-sendiri,” jelas Presiden Jokowi.

Turut mendampingi kunjungan Presiden Jokowi yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Pj. Gubernur Papua Soedarmo dan Walikota Jayapura Benny Tommy Mano.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Jembatan Holtekamp yang paling utama adalah mendorong Kota Jayapura yang sudah padat berkembang kearah timur.  “Hal tersebut dilakukan karena daerahnya datar dan airnya banyak. Kalau tumbuh ke Selatan akan merusak hutan. Jembatan Holtekamp juga menjadi pendukung kawasan perbatasan Skouw yang dirancang menjadi destinasi wisata. Kemudian di jembatannya sendiri juga akan dikembangkan sebagai destinasi wisata air. Lansekapnya sudah didesain oleh arsitek Yori Antar,” jelas Basuki.

Basuki menambahkan, untuk konstruksi bentang utama jembatan akan rampung bulan Oktober dimana saat ini progresnya sudah mencapai 96,54%. Biaya pembangunan bentang utama Jembatan Holtekamp yang menjadi porsi APBN sebesar Rp 943 miliar dengan konsorsium kontraktor PT. PP, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya dimana PT. PP bertindak sebagai pimpinan konsorsium.

Namun untuk pengoperasiannya dilakukan setelah penyelesaian jembatan pendekat oleh Pemerintah Provinsi Papua dan jalan akses sisi Hamadi oleh Pemerintah Kota Jayapura yang saat ini dalam proses lelang. Jembatan Holtekamp dibangun diatas Teluk Youtefa yang menghubungkan sisi Holtekamp dan sisi Hamadi dengan panjang bentang jembatan 1.328 meter yang terdiri dari bentang utama 433 meter, jembatan pendekat 895 meter dan jalan pendekat 7.410 meter. (btl)

(Sumber : https://pu.go.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here