JAYAPURA – Jembatan Holtekamp merupakan jembatan tipe rangka baja pelengkung baja dengan dua rangka baja pelengkung yang dibuat utuh di PT. PAL Indonesia di Surabaya. Setelah selesai kedua rangka baja pelengkung yang memiliki panjang 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton dikapalkan ke Jayapura dengan jarak sejauh kurang lebih 3.200 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, Indonesia memiliki kemampuan membuat jembatan bentang panjang dengan kualitas yang rapi dan kuat. “Ini adalah komitmen pemerintah untuk memaksimalkan sumber daya dalam negeri. PT PAL, bisa membuat kapal perang dan kapal selam, tentu mampu membuat jembatan,” kata Basuki.

Pengiriman bentang utama pertama dilakukan pada (3/12/17) dan dilepas langsung oleh Menteri Basuki dan tiba di Jayapura tanggal (21/12/17). Sedangkan bentang kedua dikirim tanggal (17/12/17) dan tiba tanggal (2/1). Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan 2 rekor pada proyek pembangunan Jembatan Holtekamp yakni Rekor Pengiriman Jembatan Rangka Baja Utuh Dengan Jarak Terjauh dan Rekor Pemasangan Jembatan Rangka Baja Utuh Terpanjang.

Saat ini keduanya telah terpasang, dan tengah dilakukan pengerjaan pengecoran lantai jembatan. Jembatan Holtekamp dirancang mampu menahan gempa hingga skala 7 skala Richter karena digunakannya pendulum di kaki jembatan yang akan menyerap guncangan. Penggunaan pendulum pada jembatan baru pertama kali digunakan di Indonesia.

Pengangkatan rangka baja pelengkung jembatan tersebut merupakan pekerjaan konstruksi layang beresiko tinggi. Pengangkatan dilakukan pada (21/2) atau sehari setelah Pemerintah mengumumkan penghentian sementara seluruh pekerjaan konstruksi layang termasuk Jembatan Holtekamp.

“Pada saat diumumkan, pengangkatan sudah siap dilakukan. Oleh karena itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menugaskan Komite Keselamatan Konstruksi dan Komisi Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan untuk melakukan pengecekan kembali untuk mendapatkan keyakinan pengangkatan bisa berjalan lancar,” jelas Direktur Jembatan Iwan Zarkasi.

Turut mendampingi Menteri Basuki antara lain Direktur Jembatan Iwan Zakarsi, Kepala Balai Besar Pelaksanaan ?Jalan Nasional XVIII Jayapura? Osman H. Marbun, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (btl)

 

(Sumber : https://pu.go.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here