Gelar RUPS, Bank Banten Dorong Pencapaian Target Bisnis

155

SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. (Bank Banten) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Bertempat di Hotel Le Semar Serang (11/4), acara dihadiri oleh pemegang saham mewakili 69,61% dari seluruh jumlah saham yaitu 64.109.430.357 lembar saham yang dikeluarkan.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten,  Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ketua DPRD Provinsi Banten dan undangan lainnya serta Pemegang Saham Pengendali PT Banten Global Development (BGD).

RUPST dan RUPSLB Bank Banten menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan periode 2017 serta memutuskan untuk melakukan perubahan Anggaran Dasar serta mengangkat jajaran pengurus Perseroan yang baru, dan akan efektif setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan adanya jajaran pengurus perseroan yang baru diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan dalam mendorong pencapaian target bisnis dan merealisasikan rencana bisnis Bank Banten.

Pemegang Saham telah menyetujui perubahan Dewan Komisaris dan Direksi, sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:
Agus Ruswendi*) sebagai Komisaris Utama
Ranta Soeharta*) sebagai Komisaris
Media Warman*) sebagai Komisaris Independen
Titi Khoiriah*) sebagai Komisaris Independen

Direksi:
Fahmi Bagus Mahesa sebagai Direktur Utama
Oliver Richard W. Mambu*) sebagai Wakil Direktur Utama
Bambang Mulyo Atmojo sebagai Direktur
Jaja Jarkasih sebagai Direktur
Kemal Idris*) sebagai Direktur
*) Efektif menjabat setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Kinerja keuangan Bank Banten tahun 2017 yang telah dipublikasikan menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan yang berkelanjutan serta strategi perusahaan untuk pengembangan bisnis merupakan arahan dan kebijakan Direksi Bank Banten untuk perbaikan kinerja Bank Banten. Sejumlah indikator kinerja keuangan Bank Banten menunjukan pertumbuhan yang cukup signifikan.

Strategi Perseroan ke depan, tetap berkomitmen untuk memberikan layanan yang sejalan dengan kebutuhan nasabah, untuk mengakomodir kebutuhan dalam mengakses layanan perbankan yang semakin canggih. Untuk melengkapi layanan perbankan yang mudah diakses nasabah, Perseroan mengembangkan Mobile Banking dan melakukan pengembangan terhadap aplikasi perbankan core banking melalui pengembangan produk. Dari sisi pendanaan, Perseroan akan meningkatkan porsi dana murah dengan melakukan berbagai strategi untuk mengoptimalisasi penghimpunan giro yang berasal dari dana APBD yang dimiliki Pemprov, Pemkot, dan Pemkab Provinsi Banten.

Dalam rangka meningkatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah pemerintahan / institusi, maka Perseroan akan mengembangkan integrated payment system seperti yang telah direalisasikan pada tahun 2017 yang meliputi: e-Samsat Provinsi Banten, e-Samsat Nasional, Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN-G2), Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Kerjasama PT. Taspen (Persero) sebagai Mitra Layanan Taspen, SP2D Online dan lain-lain.

Selain itu, untuk meningkatkan fungsi intermediasi dan mendorong pembangunan daerah, Perseroan memfokuskan penyaluran kredit kepada sektor produktif. Dengan menyalurkan kredit produktif diharapkan dapat menambah penyerapan anggaran pemerintah pada sektor riil terutama infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat terutama di wilayah Banten.

Sementara itu, pengembangan jaringan kantor pun akan terus dilakukan. Saat ini telah beroperasi 26 Kantor Cabang (KC) yang 7 diantaranya berlokasi di Banten,  11 Kantor Cabang Pembantu (KCP) termasuk 7 KCP di Wilayah Banten, 4 Kantor Kas di Banten, 1 Payment Point di Banten, 5 Smart Van atau mobil kas keliling yang beroperasi di Banten, dan 114 unit ATM yang berada di Banten dari total 140 unit ATM se-Indonesia. (ady)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here