istimewa

SEMARANG– Sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, Zurich kembali meresmikan pembukaan kantor keagenan ketiga di Semarang, yang berlokasi di daerah Karangturi, Semarang Timur.

Peresmian kantor keagenan ini merupakan salah satu realisasi strategi perusahaan untuk memperluas pasar sekaligus menyediakan wadah operasional bagi tim agen pemasar asuransi di Jawa Tengah khususnya Semarang.

Saat ini, Zurich telah memiliki tiga kantor keagenan, dimana dua kantor sebelumnya berlokasi di Jalan Majapahit dan Jalan Erlangga, Semarang.

Chief Strategy and Operating Officer Zurich Topas Life Sutikno Sjarif menjelaskan, Zurich sangat mengapresiasi pertumbuhan tenaga agen yang cukup tinggi di Semarang. Hal ini merupakan refleksi dari tumbuhnya minat pasar terhadap produk di daerah. Untuk itu, dalam menjalankan bisnis, Zurich selalu fokus pada tiga hal, yaitu kualitas pelayanan dan pengalaman yang ditawarkan kepada nasabah, kemudahan serta inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter masyarakat. “Di Indonesia sendiri, agen masih menjadi garda terdepan yang menjembatani penyediaan akses serta edukasi asuransi kepada masyarakat. Hal inilah yang menjadi alasan strategis Zurich untuk mendirikan kantor keagenan yang ketiga di Semarang, melengkapi dua kantor keagenan yang sudah ada. Untuk Jawa Tengah, Zurich memiliki total tujuh kantor keagenan yang tersebar di Semarang, D.I Yogyakarta, Purwokerto, dan Purworejo,” katanya.

Ditambahkan, Zurich melihat kota Semarang memiliki potensi bisnis asuransi yang menjanjikan terutama dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang tumbuh signifikan. Riset Boston Consulting Group (BCG) tahun 2013 memproyeksikan bahwa jumlah konsumen kelas menengah ke atas di Semarang akan meningkat hingga lebih dari 1 juta jiwa pada tahun 2020.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kota Semarang mencatatkan kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang signifikan sebesar 5,8 persen, lebih tinggi daripada LPE Jawa Tengah yang berada di angka 5,28 persen di tahun 2017.

“Kami menilai Jawa Tengah terutama kota Semarang memiliki potensi ekonomi yang sangat positif bagi ekspansi bisnis Zurich. Karenanya selain menyasar kalangan kelas menengah ke atas, Zurich juga memperluas penyediaan akses ke proteksi untuk kalangan mass market lewat produk yang terjangkau dengan manfaat komprehensif,” ujar Sutikno.

Berdasarkan data penjualan Zurich Topas Life, penetrasi asuransi di Jawa Tengah memperlihatkan pertumbuhan yang baik dan berkelanjutan. Adapun jumlah nasabah dari Semarang saat ini telah mencapai lebih dari seribu nasabah. Jumlah ini di tahun 2017 memberikan kontribusi rata-rata sebesar 6 persen terhadap total premi Zurich secara nasional. Sampai dengan bulan Februari 2018, total pendapatan premi dari nasabah Zurich Semarang berjumlah Rp2,54 Milyar.

Sementara itu, dari segi segmentasi pasar, mayoritas nasabah Zurich di Semarang berasal dari kalangan menengah ke atas dengan mayoritas merupakan karyawan, pengusaha dan keluarga.

Chief Agency Officer Zurich Topas Life Budi Darmawan menambahkan, “Pemilihan tipe dan manfaat produk asuransi di Semarang cukup variatif, sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka. Sejauh ini, beberapa produk yang bisa dikatakan laris di pasaran Semarang adalah produk-produk andalan kami seperti Zurich Pro-Fit 8 dan Zurich Proteksi 8. Keduanya merupakan produk dwiguna yang memberikan manfaat proteksi yang komprehensif dan dilengkapi dengan manfaat investasi dan pengembalian premi,” ungkapnya.

Bisnis asuransi jiwa Zurich memiliki lebih dari empat ribu agen aktif di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Semarang saat ini memiliki total 304 agen berlisensi aktif. Jumlah ini naik 98,7 persen dari tahun 2017 yang berjumlah 153 orang agen. Kantor keagenan ini akan menaungi lebih dari 491 agen, dimana saat ini sudah ada 390 agen yang on-boarding. Kantor ini juga akan digunakan untuk kegiatan pengembangan manpower seperti training dan saat ini dalam proses perizinan untuk dapat melakukan ujian sertifikasi AAJI. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here