BNI Bagi Dividen Rp4,77 Triliun

274

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memutuskan penggunaan laba tahun 2017 sebesar Rp13,62 triliun sebagai dividen kepada pemegang saham perseroan sebesar 35% atau setara dengan Rp4,77 triliun.

Keputusan tersebut sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2017 yang diselenggarakan pada Selasa, 20 Maret 2018.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, penggunaan laba tahun 2017 sebesar Rp13,62 triliun adalah untuk dividen sebesar 25% dari laba bersih atau Rp3,4 triliun dan ditambah dividen spesial sebesar 10% atau Rp1,36 triliun, sehingga total dividen sebesar 35% atau Rp4,77 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai yang dibagikan kepada para pemegang saham. “Khusus dividen bagian Pemerintah atas kepemilikan 60% saham akan disetorkan ke rekening Kas Umum Negara dalam bentuk Rupiah di Bank Indonesia. Sementara sebesar 65% dari laba bersih atau Rp8,85 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan,” ujarnya di Hotel Shangrila, Jakarta.

Ditambahkan, BNI mencatatkan kinerja positif sepanjang 2017. Di mana perseroan mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp13,62 triliun. Angka ini tumbuh 20,1% secara year on year (yoy) dibandingkan laba tahun 2016 sebesar Rp11,34 triliun.

Di samping itu, RUPS menyetujui Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2017 dan pengesahan Laporan Tugas Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.

RUPS juga menyetujui penerimaan laporan pertanggungjawaban realisasi hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan I BNI Tahap 1 Tahun 2017 sebesar Rp3 triliun.

Sedangkan sebagai langkah penyegaran pengurus, RUPS juga menyetujui perombakan jajaran Komisaris dan Direksi. RUPS memberhentikan dengan hormat Imam Budi Sarjito dan Panji Irawan dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Sekaligus mengangkat Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen. “RUPS menyetujui dan mengangkat Tombok Parulian Setyawati Simanjuntak, Endang Hidayatullah, dan Dadang Setiabudi sebagai Direksi Perseroan,” tuturnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here