(istimewa - dok. BEKRAF)

CIREBON – BEKRAF telah meluncurkan aplikasi unggulan BISMA (BEKRAF Information System and Mobile Application) hal ini disampaikan oleh Sekretaris Utama BEKRAF, Mesdin Kornelis Simarmata yang sekaligus mengajak para pelaku usaha kreatif di seluruh provinsi di Indonesia untuk mendaftarkan diri dalam database resmi BEKRAF lewat aplikasi Website BISMA.

BISMA mendorong para pelaku memiliki jejaring dan memperoleh kesempatan mendapatkan fasilitasi dan dukungan bagi pengembangan usahanya dari BEKRAF. Mesdin mengatakan database usaha kreatif sangat diperlukan untuk melakukan komunikasi dua arah dengan para pelaku agar bisa menangkap masalah, menerima masukan dan memetakan lebih akurat tentang kondisi usaha kreatif terkini di Indonesia sehingga dapat menyusun kebijakan lebih efektif dan efisien untuk pengembangan bisnis kreatif.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Kota Cirebon, yang memiliki potensi ekonomi kreatif dimana terdapat jumlah usaha atau perusahaan ekonomi kreatif sebesar 16.154, dengan 3 (tiga) sektor ekonomi kreatif terbesar yaitu kuliner sebesar 13.273 usaha, fashion sebesar 1.539 usaha, dan kriya sebesar 660 usaha (Bekraf-BPS, 2017). Hal tersebut menjadi alasan penyelenggaraan BISMA Goes to Get Member di Cirebon  (BIGGER)  pada tanggal 17 Maret 2018 menjadi langkah awal kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif yang diwadahi oleh BEKRAF

Kegiatan ini diisi oleh narasumber yang memberikan insight dan transfer knowledge dari para pelaku yang telah memiliki reputasi di bidangnya seperti Tatang A Taufik (BPPT), Firstman Marpaung (Aksi Nusantara), Prima Arya (Scoido), Mohamad Iqbal (BANDROS.CO.ID), Tjahjo Ruruh (FUDIKI), dan Komarudin Kudlya (Rumah Batik Komar). “Kegiatan sosialisasi ini akan dilakukan dengan metoda yang bersifat eksperiental, atau memberikan experience nyata bagi para pelaku ekonomi kreatif yang hadir untuk dapat langsung terkoneksi dan berjejaring,” jelas Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Pembicara kunci sekaligus pembuka kegiatan ini adalah Mesdin Kornelis Simarmata, Sekretaris Utama BEKRAF dan PRA. Arief Natadiningrat, S.E, Sultan Sepuh Keraton Kesepuhan Cirebon, dengan tema Creative Economy in Digital Technology and Inovation, yang dapat memberikan wawasan mengenai potensi pelaku ekonomi kreatif terkini dalam teknologi digital dan inovasi di Indonesia.

Daya tarik yang tak kalah dari kegiatan ini adalah pameran brand/produk kreatif dari para pelaku ekonomi kreatif yang terseleksi. Lebih lanjut, Mesdin Kornelis Simarmatamenegaskan “Event ini harus dapat menjadi sumber inspirasi para pelaku ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas pengelolaan usahanya.” (kho)

Sumber : Badan Ekonomi Kreatif Indonesia
Twitt @BekrafID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here