TANGERANG– Rombongan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan sejumlah perwakilan pengelola pasar tradisional seluruh Indonesia berkunjung ke Pasar Modern BSD City atau Pasmod BSD, Jumat (9/3). Mereka berkunjung untuk mengetahui tata kelola pasar tradisonal secara modern yang meliputi kebersihan, pengawasan bahan pangan, serta para pedagang.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan RI menggandeng Sinar Mas Land dalam membuat model atau prototipe standardisasi pembangunan dan tata kelola pasar yang baik dan benar, dengan mengadopsi Pasar Modern BSD City.

Prototipe tersebut akan menjadi acuan, atau standar operasional prosedur (SOP) pembangunan maupun revitalisasi pasar rakyat yang didanai oleh pemerintah, mengingat pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat tahun 2017 harus mengikuti standardisasi yang telah disiapkan, sehingga mudah untuk diawasi dan dipertanggungjawabkan. Pemerintah mentargetkan membangun 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia hingga tahun 2019 mendatang.

Head of Corporate Communication Sinar Mas Land Panji Himawan mengatakan, membangun pasar modern di BSD City sejak tahun 2004 lalu diatas lahan seluas 3,2 hektar. Hal ini dilakukan demi mengangkat status pasar tradisional yang citranya kumuh menjadi pasar tradisional modern yang lebih tertata rapi dan bersih di BSD City, sehingga dapat mendukung dunia perdagangan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia khususnya Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM). “Sejak diluncurkan hingga saat ini, sudah menampung lebih dari 800 UMKM,” kata Panji. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here