IMA Solo Rilis Delapan Trend Marketing dan Ekonomi

142

SOLO– Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Solo merilis delapan trend marketing dan ekonomi 2018 untuk Soloraya dan sekitarnya.

Presiden IMA Chapter Solo, Retno Wulandari mengatakan delapan trend ini diperkirakan akan mewarnai dunia pemasaran di Soloraya dan bahkan mungkin di Jawa Tengah.

“Pertama pergeseran dari transaksional ke kolaborasi atau kerja sama. Tahun ini merupakan tahun kolaborasi. Kedua hubungan makin erat antara konvergensi media dengan teknologi digital,” kata Retno, Minggu (4/2) lalu.

Trend ketiga menurut IMA Chapter Solo adalah peran distribusi online semakin besar dalam mendukung usaha kecil menengah. Keempat, keberadaan regulasi pemerintah tentang pajak dan suku bunga akan mendukung perekonomian. Kelima Keberadaan infrastruktur baru seperti jalur tol Salatiga-Solo, Solo-Kertosono, atau kereta api bandara akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Soloraya.

“Kemudian untuk yang keenam, regulasi e-money akan membuat cashless society mulai bertumbuh, ketujuh Solo semakin mapan sebagai kota destinasi kegiatan MICE dan kuliner dan delapan tahun 2018 sebagai tahun politik terkait pelaksanaan Pemilu Gubernur (Pilgub),” lanjutnya.

Retno mengatakan pada Rakernas di Pekanbaru ini IMA Chapter Solo membawa misi agar Rakernas IMA berikutnya pada September 2018 dilaksanakan di Solo. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here