Berawal Dari Zakat, Kelompok Petani Al-Ikhwan Beraset Milyaran

248

Ada filosofi Jepang berbunyi “Bukannya teknik bertanam yang merupakan faktor paling  penting, melainkan cara berpikir petaninya “ (Masanobu Fukuoka, Petani dan Filosofis asal Jepang)

Artinya, petani yang diajarkan ilmu akan menjadi petani berdaya. Keyakinan itulah yang menguatkan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Al-Ikhwan, Cianjur hingga akhirnya mereka mau menerima bimbingan dari Dompet Dhuafa.

Dari kelompok petani biasa yang menggantungkan hampir semua proses pengolahan beras ke tengkulak atau pihak lain. Dari kebiasaan menggunakan pestisida yang sulit dihindari, hingga kini mereka telah jadi Gapoktan yang memiliki aset milyaran rupiah dan menghasilkan beras sehat non pestisida. (adv)

Semua itu bisa terjadi, berawal dari Zakat

Ayo Zakat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here