Gerai Sehat Madiun Untuk Sehat Milik Semua

314

MADIUN-Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Drg Imam Rulyawan, MARS mengatakan peletakan batu pertama GS Madiun gerai sehat merupakan bagian dari pusat pemberdayaan masyarakat Dompet Dhuafa (Pusdayamas) yang merupakan bagian dari program pemberdayaan berbasis warga. Termasuk Rejosari menjadi pemberdayaan berbasis wakaf yang pertama. Dompet Dhuafa mengambil lokasi di Madiun yang merupakan rumah wakaf Keluarga Besar Bapak H. Parni Hadi yang mewakafkan rumah dan tanahnya di desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. “Sekarang rumah wakaf ini diperuntukan sebagai Gerai Sehat Madiun,” kata Imam, Selasa (23/1).

Dia juga menjelaskan peran Dompet Dhuafa dalam melayani, membela dan membantu masyarakat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Dimana ada 27 juta orang terkategori miskin. “Untuk itu kita memberdayakan tidak hanya di satu sektor saja, namun disemua sektor yang kita sebut lima lingkaran kemiskinan. Dan hal ini perlu ditangani dengan model Pusdayamas ini yang diawali dengan pendirian Gerai Sehat Madiun,” paparnya.

Kedepan Gerai Sehat bukan hanya di Madiun namun akan ada di tempat-tempat lain di seluruh wilayah Indonesia yang merupakan program berkelanjutan berbasis masyarakat.

Pusdayamas juga tidak hanya melayani masyarakat Rejosari namun juga akan melayani masyarakat desa-desa lain yang membutuhkan. Kedepannya diusahakan tersedia ambulan orang sakit dan orang meninggal, karena sesuai undang-undang kesehatan harus dipisahkan.

“Gerai Sehat sudah berdiri di banyak lokasi mulai dari Aceh hingga Papua, dan saat ini tim kesehatan Dompet Dhuafa juga sedang turun membantu para praktisi kesehatan menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB)Campak di Suku Asmat,” tutur Drg. Imam Rulyawan, MARS.

Menurutnya Gerai Sehat ini melayani semua kalangan terutama kaum dhuafa dengan mengikuti prosedur yang berlaku. Dan untuk mendukung Pusdayamas ini, diperlukan tenaga-tenaga yang memahami akan fungsinya, untuk itu Dompet Dhuafa juga melakukan training kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi masyarakat sekitar Rejosari untuk menjadi kader-kader sehat yg dengan rela mewakafkan tenaga dan waktunya membantu masyarakat lainnya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here