Beli Properti Gunakan Agen Resmi

110

SOLO – Untuk jual beli properti, masyarakat dihimbau menggunakan jasa agen properti resmi yang sudah bersertifikat. Baik untuk membeli atau menjual rumah, gudang, maupun gedung. Hal ini untuk menghindari permasalahan.

Salah satu asesor sertifikasi agen properti di Solo, Susanto mengatakan transaksi jual beli properti kini tidak sederhana seperti dulu, tapi sudah menyangkut persoalan yang komplek. Karena itu, agen properti harus punya banyak bekal dalam menjalankan aktifitasnya. Mulai persoalan marketing, legalitas bangunan, nilai investasi, arsitektur, pembiayaan, hingga fengsui. “Selain menjamin keamanan dan legalitas, banyak keuntungan yang didapat jika membeli properti dengan memanfaatkan agen properti resmi dan bersertifikasi,” kata Susanto, kemarin (16/1).

Dengan agen properti yang memiliki sertifikat, sebelum membeli properti kostumer bisa berkonsultasi terlebih dulu. Hal inilah yang tidak dimiliki agen peroperti biasa maupun makelar rumah. Agen properti juga diharapkan memiliki banyak referensi yang akan dijual, terlebih melalui media sosial atau online. ini menjadi tantangan bagi agen proeprti saat ini.

Susanto mengakui, belum banyak agen properti yang bersertifikasi. Di Soloraya misalnya dari sekitar 150 agen properti resmi, baru sekitar 15 agen yang bersertifikat. Karena itu, pihaknya mendorong para agen properti resmi mengikuti sertifikasi. “Biaya sertifikasi sekitar Rp5,5 juta berlaku untuk tiga tahun,” tuturnya.

Sementara itu, Principal Ray White Solo Raya, Setya Budi Tamtomo berharap kondisi ekonomi di awal 2018 terus membaik. Melihat di akhir tahun banyak sektor yang bergeliat. Meski begitu, permintaan masyarakat untuk investasi properti masih cukup bagus meskipun tidak terlalu tinggi. Untuk Ray White, selain hunian, dominasi permintaan justru untuk kegiatan usaha, seperti ruko dan gudang. “Daerah yang masih banyak diminati adalah sekitar Boyolali, Sukoharjo dan Kota Solo yang dekat dengan perbatasan kabupaten. Permintaan atas ruko dan gudang cukup meningkat sekitar 30-40 persen. Dengan harga satu ruko berkisar Rp1-2 miliyar. Namun, untuk gudang masih tergantung ukuran yang diinginkan dan jenis usaha yang dijalankan,” pungkasnya. (gis/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here