Harris-Pop Hotel Usung Pitstop Cafe

151

SOLO – Pertumbuhan bisnis dan mice di Kota Solo yang cukup tinggi ternyata menjadi daya tarik para pelaku hotel.

Untuk itu dengan mengusung konsep yang berbeda, menjadi salah satu strategi pasar yang ditawarkan.

General Manager Harris-Pop Hotel and Convention Solo, Yudi Alamsyah mengatakan soft launching Pop Hotel diawal tahun ini untuk memperkenalkan kepada warga Solo lewat konsep yang sangat baru dan pastinya fresh.

Selain itu memberikan pilihan tambahan kepada masyarakat Solo maupun di luar Solo untuk memilih hotel yang sesuai dengan budget. Konsep Pitstop Cafe menjadi yang baru di Solo. “Kalau grand launching Pop Hotel akan dilakukan bersamaan dengan Harris Hotel and Convention Solo di April mendatang. Saya akui, Pop Hotel memang mengusung konsep yang berbeda dibandingkan hotel budget lainnya. Kami memang tidak berdandan secara formal, karena ingin tamu menganggap Pop ini adalah rumahnya. Sehingga kesan homey dan friendly,” papar Yudi Senin (15/1).

Ditambahkan, konsep Pitstop Cafe sengaja diusung di restoran sebagai konsep yang baru dan lebih simple. Meski menjual room only, Pitstop sendiri akan menarik tamu untuk menikmati food and beverage dengan servise yang cepat. Selain perkembangan mice yang cukup berkembang, dipilihnya Solo sebagai lokasi Harris-Pop dikarenakan wisata heritage yang masih cukup banyak diminati oleh para traveler.

Director of Sales and Marketing Harris-Pop Hotel and Convention Solo, Rani Febriana mengungkapkan eco friendly menjadi ciri khas dari Pop Hotel sendiri. Kreatif serta out of the box selalu hadir di Pop Hotel agar tamu tidak merasa bosan untuk tetap stay di dalam hotel.

Rani menjelaskan bahwa pasar mice bukan menjadi satu-satunya target pasar, melainkan juga open traveller. Karena baginya, traveller di seluruh Indonesia bahkan luar negeri cukup banyak, sehingga dengan hadirnya Harris-Pop akan menarik para traveller untuk stay di Solo. “Okupansi kita nggak mau muluk-muluk dan bukan menjadi tugas utama, karena kita juga mau lebih baranding dulu di awal tahun ini. Untuk target okupansi di 2018 ini sekitar 55 persen. Ada 189 kamar untuk Pop Hotel. Setidaknya ya sehari ada 100 kamar yang terbooking. Sehingga peran traveller juga penting disamping mice,” pungkasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here