Samsung Sampaikan Pandangan Tentang IoT 

113

JAKARTA – Samsung Electronics Co., Ltd, Rabu (10/1) di acara Consumer Electronics Show (CES) 2018 menyampaikan visi dan strategi untuk pengalaman kecerdasan Internet of Things (IoT).

Selama konferensi pers berlangsung, Samsung menunjukkan kemampuan unik untuk membuat koneksi mulus pengalaman konsumen melintasi perangkat Samsung di rumah, kantor, dan di perjalanan. Samsung telah bekerja untuk membuat seluruh produk Samsung siap IoT pada tahun 2020. Sebagai tambahan, perusahaan ini mengumumkan rencananya untuk meningkatkan pengadopsian IoT melalui platform terbuka yang konsisten, dan cerdas. “Di Samsung, kami yakin bahwa IoT harus menjadi semudah membalikkan telapak tangan. Dengan produk dan layanan baru yang diumumkan hari ini, kami membuat IoT semakin mudah dan semakin tanpa gangguan,” kata Hyunsuk (HS) Kim, President, Head of Samsung’s Consumer Electronics Division and Samsung Research.

Dia juga menambahkan, “Kami berkomitmen untuk mempercepat pengadopsian IoT untuk semua orang dan membuat cerdas seluruh perangkat Samsung yang saling terkoneksi pada 2020. Peningkatan ini akan membantu konsumen mendapatkan manfaat dari kehidupan yang saling terhubung dengan lancar dan mudah,” tambahnya.

Filosofi IoT Samsung dibangun di atas inovasi terbuka, membuatnya mudah diakses oleh lebih banyak orang dan ketika ditingkatkan kecerdasannya, dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan setiap orang. Saat ini ekosistem yang terpisah-pisah dan rumit menjadi salah satu tantangan pengadopsian IoT. Agar menjadi lebih mudah digunakan dan diakses, IoT membutuhkan perhitungan dan inovasi yang terbuka. Berkat portfolio produk-produk yang lengkap termasuk diantaranya TV, perangkat rumah dan smartphone, serta kepemimpinan Samsung dalam koneksi 5G, Samsung memiliki posisi terbaik untuk memberikan sebuah ekosistem IoT terbuka melalui SmartThings.

Samsung sedang bekerjasama dengan mitra seperti Open Connectivity Foundation (OCF) untuk menentukan standar industri. OCF adalah badan standardisasi IoT terbesar di dunia dan chip ARTIK, AC, dan kulkas Family Hub milik Samsung telah disertifikasi oleh asosiasi tersebut atas bagaimana komponen-kompnonen di dalamnya saling berinteraksi,seperti yang diperlukan pada teknologi IoT.

Pada musim semi 2018, Samsung akan menyatukan aplikasi IoT-nya, termasuk Samsung Connect, Smart Home, Smart View dan lainnya ke dalam aplikasi SmartThings untuk menghubungkan dan mengontrol perangkat apapun yang terhubung dengan SmartThings langsung dari telepon, TV, ataupun mobil, hanya melalui satu aplikasi.

Selain itu, Samsung mengumumkan rencana untuk menghubungkan HARMAN Ignite ke SmartThings Cloud, memindahkan pengalaman IoT dari rumah  ke mobil. Sebagai hasilnya, konsumen akan dapat mengatur peralatan di rumah yang sudah saling terkoneksi dari mobil ataupun sebaliknya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here