Merekalah yang Menyempurnakan Keberkahan Rezeki Kita Tahun Ini

158

Dulu, setiap banjir datang rumah dilempari, nenek diteriakin dan diusir. Karena warga takut kalau nenek dan keluarga hanyut. Sebab setahun bisa lebih dari 14 kali kebanjiran. Tapi sekarang, sejak adanya bedah rumah dari kepedulian donatur melalui Dompet Dhuafa, nenek sekeluarga dan warga tak khawatir lagi saat banjir datang, ungkap Maimunah (73) berkaca-kaca, salah satu penerima manfaat bedah rumah Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa.

Ya, bisa sehari-semalam atau lebih Maimunah dan keluarga terdampak banjir, yang menurutnya, jumlahnya sekitar 14 kali dalam setahun. Namun, selepas lebaran lalu, kekhawatirannya saat banjir datang terhapuskan oleh kepedulian para donatur Dompet Dhuafa yang menggelar bedah rumah untuknya. Tak hanya itu, tim LPM yang datang juga memberikan bantuan mesin jahit untuk mengakomodir keterampilannya membuat keset kain perca, sebagai sumber penghasilannya.

Kini, bahagia tak dapat disembunyikan dari diri nenek Maimunah yang juga berperan sebagai tulang punggung keluarga. Bahkan kini ia merasa telah menjadi orang yang dihormati warga sekitar tempat tinggalnya. Tak ada lagi orang yang mengusir atau melempari rumahnya saat banjir datang. Kini perlahan ekonomi Nenek Maimunah juga tumbuh, seiring bantuan mesin jahit para donatur Dompet Dhuafa yang dapat menopang produksi keset kain percanya.

Syukurnya tiada terkira bagi mereka para penerima manfaat seperti layaknya Nenek Maimunah. Dari sedikit harta yang kita sisihkan dalam keikhlasan berbagi melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf), dapat merekahkan senyum para penerima manfaat yang menitipkannya melalui lembaga pengelola Ziswaf seperti Dompet Dhuafa.

Nenek Maimunah dan lebih dari 1,2 juta penerima manfaat Dompet Dhuafa periode 2017, dapat tersentuh kebaikan 179.000 donatur yang menitipkan sebagian hartanya. Karena sejatinya Allah SWT menciptakan manusia untuk saling berbagi, memperhatikan sesama. Tentu kita wajib saling berbagi rasa, berbagi harta, berbagi perhatian, atas semua harta yang Allah cukupkan kepada kita semua. Jangan sampai kita lupa atas nikmat-nikmat yang Allah limpahkan kepada kita semua.

Saat Allah cukupkan kebutuhan, tambahkan aset dan kepemilikan, tambahkan mitra atau rekan kerja, kelancaran berusaha, serta lain sebagainya, wajib kita syukuri dengan berbagi kepada sesama. Karena dengan berbagi, tentu banyak yang berujar semakin menentramkan hati. Saat tahun berjalan di 2017 kita telah mampu menyisihkan harta kita untuk berbagi. Maka, di 2018 mendatang, alangkah baiknya menjadi langkah baru untuk semakin banyak dan giat berbagi kepada sesama.

Jangan sampai terlupa bahwa di sekeliling kita masih banyak saudara sesama yang membutuhkan rangkulan kita untuk bangkit dan berdaya. Sebab, dari harta yang Allah SWT limpahkan kepada kita ada hak-hak saudara sesama yang layak kita berikan. Karena merekalah yang menyempurnakan keberkahan rezeki kita tahun ini.

Mari terus bentangkan kebaikan untuk saudara sesama yang tengah berada dalam titik terendahnya. Karena seberapapun donasi kita, akan begitu bermakna untuk mereka berdaya dan menyambut harapan baru di 2018. Karena dengan sinergi mengentaskan dhuafa untuk bertumbuh berdaya, menjadi pekerjaan rumah bersama. Mari terus bentangkan kebaikan bersama Dompet Dhuafa, untuk bahagiakan dan berdayakan sesama. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here