Market Share Sharp Ditarget Naik 30 %

149

JAKARTA – PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) mengklaim sebagai market leader di pasar lemari es dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 26,6 persen, atau naik sekitar dua persenan dari tahun 2016 yang tercatat hanya 24,5 persen. Tahun 2018 Sharp menargetkan kenaikan market share hingga 30 persen dengan target penjualan 60.000 unit.

Tahun ini market share lemari es Sharp di kelas inverter sebesar 18 persen dan ditargetkan naik 30 persen tahun 2018. Untuk itu perusahaan asal Jepang ini semakin fokus menghadirkan sejumlah barang-barang elektronik rumah tangga untuk konsumen Indonesia. Salah satunya lemari es terbaru seri Grand Vetro yang dijejali teknologi J-Tech Inverter.

National Sales General Manager SEID Andry Adi Utomo mengatakan, secara keseluruhan pasar lemari es di Indonesia tahun 2017 lalu sedikit menurun 5 hingga 8 persen. Namun untuk penjualan kulkas Sharp menurutnya masih tumbuh tipis  di angka 3 hingga 6 persen. “Khusus kelas menengah atas, buy power-nya tidak menurun, hanya terjadi perlambatan,” katanya, Selasa (2/1).

Andry berpendapat, melambatnya konsumsi kalangan menengah atas tersebut disebabkan terjadinya pergeseran tren belanja masyarakat dari barang-barang elektronik ke liburan. “Mereka saving money untuk membeli produk elektronik, tapi mengalokasikan uangnya untuk berlibur di akhir tahun kemarin,” jelasnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here