Garuda Indonesia Tambah Extra Seat Tiga Ribu Kursi

156

JAKARTA– Garuda Indonesia kembali melakukan penambahan extra seat sebanyak 3 ribu kursi di luar kapasitas tambahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Kursi tambahan ini, disiapkan hingga tanggal 8 Januari 2018.

Penambahan kapasitas tersebut dilakukan menyusul meningkatnya demand pasar pada periode liburan akhir tahun ini serta telah terpenuhinya target keterisian penumpang pada kapasitas kursi tambahan pada layanan penerbangan akhir tahun.

Dengan demikian total kapasitas kursi tambahan layanan penerbangan Garuda Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru sebesar 26 ribu kursi. “Kami akan terus me-maintain capaian OTP tersebut mengingat periode peak season masih akan terus berlangsung hingga pekan pertama Januari 2018. Kami juga mengantisipasi kegiatan operasional di periode peak season tersebut dengan mempersiapkan prosedur mitigasi dalam menunjang kelancaran operasional serta posko layanan operasional yang beroperasi selama 24 jam” ujar Hengki Heriandono, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia dalam keterangan pers, Sabtu (30/12) lalu.

Dijelaskan Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan sedikitnya 76 ribu extra seat  untuk penerbangan domestik dan  internasional sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mulai tanggal (20/12) hingga (8/1/2018).

Kapasitas tambahan tersebut rencananya akan terdiri dari 26 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 50 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink. Adapun frekuensi penambahan kapasitas layanan penerbangan tambahan tersebut terdiri dari sedikitnya 156 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan lebih dari 140 frekuensi penerbangan Citilink.

Garuda Indonesia mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk menggunakan fasililitas “City Check-in” di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas “Web Check-in”.

“Hal ini guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara. Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menghindari kemacetan di jalan dan keterlambatan tiba di bandara,” imbuhnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here