Jelang Akhir Tahun, Kantor Pos Kebanjiran Order Pengiriman

471

SOLO – Pengiriman melalui Kantor Pos tercatat meningkat mendekati akhir tahun. Banyaknya kiriman online shop serta hadiah natal melalui Kantor Pos menjadi dominasi saat ini.

Wakil Kepala Kantor Pos Besar Gladak Solo, Adhi Widjayanto mengatakan peningkatan cukup signifikan di Kantor Pos. Hingga saat ini, pengiriman sudah mengalami overload. Jika pada hari biasanya pengiriman baru mengalami overload di tiga hari, mendekati Natal dan Tahun Baru, sehari sudah mengalami overload. “Kalau untuk data detail, kebetulan masih belum bisa. Namun, jika untuk pengiriman secara kantong atau volume memang naik. Biasanya dalam sekali pengiriman hanya 50 kantong, saat ini sekali ngirim bisa sampai 150 kantong. Pengiriman juga ekstra, jika seminggu sekali untuk kali ini seminggu bisa tiga kali. Meningkat bisa tiga kali lipat,” jelas Adhi, Senin (11/12).

Peningkatan volume juga berimbas pada hariannya. Biasanya di setiap Senin sepi pengiriman, mungkin karena memang kebanyakan orang lebih ke hari Selasa hingga Sabtu, kali ini Senin sudah numpuk-numpuk barangnya. Ini menandakan bahwa minat pengiriman melalui Kantor Pos masih menjadi pilihan. Untuk pengirim memang masih didominasi oleh online shop. Dimungkinkan barang-barang fashion, karena Natal dan Tahun Baru memang identik ke pesta. Kemudian menyusul gift atau kado Natal, tekstil, gitar, bahkan di beberapa minggu Kantor Pos mengirimkan mesin penetas telur.

Ditambahkan Adhi, untuk saat ini pengiriman justru banyak ke Surabaya, Mataram, Ujung Pandang, dan beberapa daerah luar Pulau Jawa lainnya. Diakui Adhi, volume pengiriman dan penerimaan barang dari dan ke Solo sama banyaknya. Seperti pada hari Minggu (10/12) lalu, yang biasanya sepi penerimaan, Kantor Pos Besar Gladak menerima volume 3/4 dari isi truck. Artinya penerimaan ke Kota Solo juga cukup banyak. “Untuk antisipasi overload tersebut, kami tentu sudah siapkan dari sisi tenaga maupun armada. Ada penambahan armada, sebanyak dua kali. Jika biasanya Ke arah timur sekali dan ke arah barat juga sekali, kali ini di double, mau gak mau tetap harus berangkat karena kiriman datang terus,” pungkasnya.

Untuk armada, diakui Adhi pihaknya bekerja sama dengan dua maskapai. Prediksi kenaikan pengiriman akan terus terjadi hingga awal tahun 2018. Beberapa ada juga pengiriman ke luar negeri, hanya saja ada beberapa negara yang tidak bisa dilanjutkan pengirimannya karena disana sudah musim liburan. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here