Wakai Buka Outlet di Solo Paragon Mall

505

SOLO – Kebutuhan fashion terus diperhatikan oleh sejumlah pelaku pusat perbelanjaan. Varian ragam fashion dihadirkan untuk memberikan banyak pilihan dan mengurangi kejenuhan pengunjung mal.

Hal inilah yang dilakukan Solo Paragon Mall untuk menghadirkan satu lagi brand ternama Wakai dikalangan pecinta fashion.

Direktur Operasional Solo Paragon Lifestyle Mall, Budianto Wiharto mengatakan hadirnya Wakai ini menambah pilihan fashion bagi pengunjung. Selain itu, Wakai menjadi produk premium yang ternyata cukup banyak diminati orang Solo, terutama remaja. Gaya sepatu trendy dan unik ini cukup menarik perhatian. “Tren memang bergeser ke kuliner, namun kita juga tidak bisa menutup mata dengan pergerakan fashion yang cukup cepat. Wakai sebagai salah satu brand sepatu memiliki tempat khusus bagi masyarakat. Jika biasanya banyak yang berbondong ke Jogjakarta, sekarang tak perlu jauh-jauh lagi untuk beli sepatu Wakai,” kata Budi, Sabtu (9/12).

Sementara itu, Division Head of Franchise & Business Development, Nanang supriatna yang juga membuka Gerai Wakai di Solo mengungkapkan, ini merupakan gerai pertama kali di Kota Solo dan menjadi gerai ke 54 dari 54 gerai yang ada di seluruh Indonesia. Wakai merupakan fashion brand yang terinspirasi dari lifestyle dan street style di Jepang. Produk Wakai didesain untuk menjadi produk yang stylish namun tetap mengutamakan kenyamanan pengguna.

Kota Solo dipilih karena menurutnya memiliki daya fashion yang cukup tinggi. Bahkan 50 persen pembeli Wakai Jogjakarta ternyata berasal dari Kota Solo dan sekitarnya. Masing-masing gerai memiliki konsep berbeda, untuk kali ini di Solo Paragon Mall, Wakai mengambil konsep Back To Nature. “Target kami lebih ke branding dulu. Mendekatkan diri kepada masyarakat. Bahwa Wakai sekarang di Kota Solo sangat mudah dijangkau oleh masyarakat. Selama tiga hari mendatang ada diskon all item 20 persen. Untuk produk terbaru dari kami saat ini adalah model Wabaki dan untuk yang paling laris atau produk andalan adalah Hasigo,” pungkasnya. (gis/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here