From Fram To Table Expo Strategi Majukan Industri Pertanian

246

TANGERANG – Mendukung ekonomi lokal dan memperkuat produktivitas, Krista Exhibitions menyelenggarakan From Fram To Table Expo pada 6 hingga 9 Desember, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Pameran bertaraf internasional tersebut berhasil menghadirkan kebutuhan industri pertanian yang diikuti sebanyak 53 perusahaan dalam maupun luar negeri. “Pameran ini sangat penting untuk negara agraris seperti Indonesia. Kedepan, kita akan menghadapi globalisasi. Oleh sebab itu, tidak bisa bergantung sendiri tanpa bekerjasama,” ujar Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions belum lama ini.TANGERANG – Mendukung ekonomi lokal dan memperkuat produktivitas, Krista Exhibitions menyelenggarakan From Fram To Table Expo pada 6 hingga 9 Desember, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Pameran bertaraf internasional tersebut berhasil menghadirkan kebutuhan industri pertanian yang diikuti sebanyak 53 perusahaan dalam maupun luar negeri. “Pameran ini sangat penting untuk negara agraris seperti Indonesia. Kedepan, kita akan menghadapi globalisasi. Oleh sebab itu, tidak bisa bergantung sendiri tanpa bekerjasama,” ujar Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions belum lama ini.

Expo industri pertanian pertama kalinya ini, menawarkan berbagai produk dan jasa berkualitas mulai dari sektor Horticulture, Planting and Irrigation, Harvesting Equipment and Machinery, Agri-Chemicals, Smart Farming, Processing, Logistics and Energy. “Produk pertanian internasional memiliki kualitas yang baik, dan pameran ini dihadirkan untuk memberi penyuluhan, pelatihan dan teknologi pertanian yang handal. Jadi, orang yang masuk ke sektor industri pertanian tahu bahwa usaha ini itu menjanjikan dan memberi keuntungan,” tambahnya.

Di pameran ini juga menampilkan pembibitan, teknologi untuk menanam, memproses dan memanen tanaman. Salah satunya, untuk mengeringkan hasil pertanian seperti sayuran, cabai dan pisang dengan menggunakan tenaga surya dari Cina, Taiwan, Korea dan Jerman.

Beragam sektor juga berpartisipasi di pameran tersebut, mulai dari Kementerian Perindustrian Republik lndonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, ASKINDO (Asosiasi Kakao Indonesia), GPPU (Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas lndonesia), GPMT (Gabungan Pengusaha Makanan Ternak) dan PAABI (Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia). (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here