CIBITUNG – Melihat fenomena kebutuhan transportasi yang cukup banyak, membuat PT Pertamina menghadirkan bahan bakar diesel yang lebih mumpuni dan memberikan performa yang lebih baik untuk mesin kendaraan penumpang.

PT Pertamina Marketing Operation Region IV melakukan uji komparasi bahan bakar diesel antara Dexlite dan Biosolar pada bus dan truk. Uji komparasi dilakukan di PO Sinar Jaya Bus, Selasa (21/11).

Manager Retail Pertamina Marketing Operation Region IV, Iin Febrian mengungkapkan secara teknis uji komparasi tersebut menggunakan 2 unit bus untuk berjalan sejauh 20 ribu kilometer dengan rute Pulo Gebang Pekalongan dan Cikarang- Pekalongan. Dimana keduanya untuk 10 ribu pertama menggunakan Dexlite dan 10 ribu kilometer berikutnya menggunakan biosolar. Dengan begitu akan terlihat perbedaan dari dua jenis bahan bakar diesel tersebut. “Hadirnya bahan bakar diesel ini bukan berarti untuk menghilangkan solar. Tetapi sebagai pilihan terbaik bagi masyarakat. Nantinya tetap masyarakat yang memilih, mau menggunakan bahan bakar mana. Seperti kehadiran pertalite, dimana menyesuaikan teknologi mesin terkini. Begitupula dengan Dexlite yang hadir mengikuti mesin tranportasi yang juga hadir lebih bagus,” ujar Iin.

Kontribusi Dexlite saat ini memang masih 7 persen dibandingkan Biosolar yang konsumsinya mencapai 93 persen. Disampaikan Iin, hingga saat ini konsumsi Dexlite baru mencapai 3 ribu kilo liter. Diharapkan Januari 2018 mendatang, konsumsi Dexlite mencapai 6 ribu kilo liter. Selain itu, PT Pertamina tidak hanya memberikan sosialisasi pada masyarakat, melainkan juga kepada pengusaha kendaraan komersial bahwa Dexlite tersebut memiliki kualitas lebih baik dibandingkan Biosolar subsidi.

Disamping itu, Advisor of Sinar Jaya Megah Langgeng, Hendah Sunugroho mengungkapkan dengan run test ini betul-betul menilai bagaimana performa bus khususnya saat menggunakan Dexlite maupun Biosolar. Selain itu, dengan adanya run test tersebut juga menjadi pembuktian dari PT Pertamina bahwa bahan bakar diesel Dexlite tersebut benar-benar efisien digunakan oleh transportasi serupa bus maupun truk. “Bahan bakar yang bagus itu adalah tidak memberikan endapan bahan bakar yang terlalu cepat pada mesin kendaraan. Sehingga memperpanjang frekuensi pembersihan filter salah satunya. Beberapa waktu ini kami sudah menggunakan Dexlite dan sejauh ini sudah cukup bagus sekali. Konsumsi bahan bakarnya bisa lebih panjang atau awet,” pungkasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here