PLN Masih Bahas Penyatuan TDL Kategori Rumah Tangga

130

SOLO – Rencana penyatuan golongan tarif dasar listrik (TDL) PLN untuk kategori rumah tangga (R-1) nonsubsidi masih menunggu hasil pembahasan di Kemnetrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Daya pada empat golongan, yaitu 900 Volt Ampere (VA) nobsubsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA akan dinaikkan dan ditambah menjadi 4.400 VA.

Manager Area PLN Surakarta, Mundhakir mengatakan pemerintah dan PLN sampai saat ini masih membahas rencana tersebut. Pihaknya akan segera memberi informasi dan sosialisasi jika pembahasan sudah selesai mengenai aturan teknis di lapangan mengenai hal tersebut. “Sementaraa ini memang wacana itu benar adanya, namun secara teknis penyatuannya seperti apa belum selesai diatur. Namun, tentu penyatuan ini memberikan manfaat positif bagi masyarakat, terlebih pelaku usaha UMKM pada khususnya,” jelas Mundhakir, kemarin (15/11).

Mundhakir menambahkan dengan penyatuan tersebut pelanggan PLN akan lebih leluasa untuk menaikkan daya, contohnya dari 900 VA menjadi 1.300 VA. Kemudian penyatuan golongan TDL untuk kategori R-1 berfungsi untuk menyimplifikasi harga (per kilo watt hour) dan perbedaan kapasitas. Dengan begitu, masyarakat memiliki acuan satu harga. Jika penyesuaian ini sudah mulai disosialisasi tentu akan ada pergantian piranti. Disesuaikan dengan kebutuhan. Namun pihak PLN mengaku tidak memberikan beban berat kepada pelanggan PLN.

Sampai saat ini, jumlah pelanggan PLN Area Solo mencapai 1.304.665 pelanggan, dimana untuk (R-1) 450 VA sebanyak 583.415 pelanggan, R-1 900VA (subsidi) sebanyak 107.115 pelanggan dan untuk R-1 900 VA (harga ke ekonomian) sebanyak 362.194 pelanggan. Terkait cuaca ekstrim yang terjadi dibeberapa waktu ini, PLN sudah melakukan upaya maksimal. Namun kendala hujan yang disertai angin ternyata tidak bisa terhindar sehingga mengakibatkan gangguan jaringan. “Pohon tumbang maupun ranting pohon beringin yang cukup besar ternyata masih mengganggu jaringan listrik. Disamping itu penanganan yang dirasa kurang cepat dikarenakan petugas harus melawan hujan ekstrim dan juga dibagi dibeberapa area,” pungkasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here