Proyek Kereta Bandara Adi Soemarmo Tak Ada Kendala

175

SOLO – Proyek kereta bandara yang sudah mulai berjalan nyaris tidak ada kendala. Rencananya proyek tersebut akan selesai di 2018.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi mengatakan untuk proyek Kereta Bandara yang dibangun di Bandara Adi Soemarmo sudah cukup baik. Proses pembebasan tanah warga diperkirakan harus selesai di Januari 2018 mendatang.

“Semalam saya sudah bertemun dengan Wali Kota Solo untuk membahas ini. Pembicaraannya tentu mengarah kesemuanya. Untuk pembebasan ini saya serahkan kepada bapak beliau. Sampai saat ini belum ada kendala berarti. Ya mudah-mudahan diberi lancar sampai rampung dan bisa secepatnya digunakan,” urai Budi kepada wartawan sebelum mengisi kegiatan Dialog Kebangsaan di UNS, Rabu (8/11).

Mengenai Kereta Rel Listrik (KRL) antara Solo dan Jogja, Budi menambahkan tidak masalah jika memang hal tersebut mampu mengefisiensi waktu. Meski belum sekarang, setelah kereta bandara, kolaborasi KRL antara Solo dan Jogja akan dibicarakan. Lebih lanjut, Budi juga menjelaskan mengenai kendaraan online yang cukup banyak dibicarakan, pihaknya menyuruh kendaraan sewa khusus taksi online diberi waktu tiga bulan untuk melakukan uji kelayakan kendaraan atau uji Kir mulai 6 November lalu. Tiga bulan tersebut merupakan waktu maksimal.

Hal itu dalam upaya pemerintah memberikan suatu perlindungan atau dasar hukum bagi taksi online. Sehingga syarat-syarat yang diberikan oleh semua pelaku transportasi umum, juga harus dipenuhi oleh taksi online.  Budi menghimbau kepada pemilik taksi online agar dapat melakukan uji KIR kendaraannya, karena ini berkaitan dengan keselamatan.

“KIR adalah bagian harus dipenuhi karena berkaitan dari safety. Untuk daerah juga diberlakukan hal yang sama. Ini akan tetap ditindak lanjuti. Kami pasti mendorong pemeri tah daerah untuk bekerjasama juga dengan polisi untuk melakukan pendekatan hukum pada waktunya nanti,” pungkasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here