Ada Pameran Lukisan Indi Haryadi di Lorin Solo Hotel

280

SOLO -Lukisan menjadi sebuah mahakarya yang mampu menyampaikan segala pesan dengan bentuk gambar. Beberapa orang cukup “tertampar” dengan makna yang tersirat melalui gambar di lukisan. Dan kali ini, Lorin Solo Hotel menghadirkan pelukis ternama untuk menggelar pameran tunggal pada 5 hingga 10 November di area lobby Lorin Solo Hotel.

Pelukis Oil on Canvas, Indi Haryadi mengatakan ini merupakan pameran tunggal yang ke-2 untuk diadakan di Kota Solo. Mengambil lukisan kontemporer, Indi berharap lukisan yang terpajang rapi di lobby Lorin Solo Hotel mampu memberikan warna tersendiri. Tak hanya sekedar coretan, Indi juga menyematkan makna dari pohon pisang di dalamnya. “Alasan mengambil tema pohon pisang karena di alam dan pastinya tumbuh di Indonesia. Menjadi buah yang dikonsumsi oleh semua kalangan.Dan pastinya pohon pisang memberikan nilai kehidupan, seperti memiliki toleransi yang tinggi, menghargai, dan memiliki motivasi. Pohon pisang tidak pernah mati untuk terus tumbuh dimana saja. Sama seperti karya, yang tidak pernah mati dan bisa dinikmati dimana saja,” urai Indi saat ditemui wartawan, kemarin (6/11).

Disetiap pamerannya, Indi selalu mengambil tema yang berbeda. Hal ini untuk memperkaya masyarakat atau pengunjung serta kolektor yang datang. Dengan pesan yang ada, mindshet pengunjung yang melihat lukisannya mampu memiliki pandangan yang lebih terbuka. Kali ini Indi membawa 14 lukisan yang dipamerkan di lobby hotel.

Semua lukisannya mampu menarik perhatian mata, perpaduan objek dan subjek yang begitu pas cukup menggambarkan dengan jelas pesan yang ingin tersampaikan. Seperti salah satu lukisan harimau yang dipadu dengan daun pisang. Memiliki arti, segalak-galanya orang maupun binatang akan melunak jika dibalas dengan kelembutan. Segalaknya binatang akan melunak juga.

“Lukisan ini saya hargai Rp15 hingga 35 juta. Kolektor Solo cukup banyak, bahkan lukisan saya dapat masuk di mereka. Selain itu, dengan adanya pameran ini juga untuk mendukung atau menarik pengunjung datang ke hotel,” pungkasnya.

Salah satu tamu hotel yang sekaligus melihat-melihat lukisan, Monica menyampaikan apresiasi yang cukup tinggi terhadap geberapa lukisan yang dilihatnya. Meski tak semua lukisan dapat terbaca olehnya, namun Monica merasa terhibur dengan goresan gambar yang cukup jelas dan tidak rumit. “Ini termasuk lukisan yang menarik perhatian saya, karena gambarnya jelas, ini gambar apa. Sehingga gak bingung juga melihatnya. Meskipun tidak semua lukisan bisa saya baca artinya, tapi setidaknya memberikan warna tersendiri di lobby hotel sembari menunggu,” tandasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here