Lewat Sistem Online, PAD Solo Capai Rp10 Miliar

269

SOLO – Sistem pembayaran melalui online yang sudah diberlakukan, ternyata berdampak positif. Sistem online, seperti e-pajak dan e-retribusi serta transaksi nontunai meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp10 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Yosca Herman Soedrajad mengatakan penerapan pembayaran pajak melalui online untuk mempermudah akses pembayaran para wajib pajak. Selain itu, elektronifikasi tersebut mendongkrak kepatuhan masyarakat untuk membayar kewajibannya. “Kami gencar menerapkan sistem pembayaran elektronik, guna mewujudkan keinginan Walikota Surakarta dalam mewujudkan sistem keuangan dan pemerintahan yang transparansi dan akuntable. Dengan efektivitas sistem online yang baru berjalan awal 2017 sudah mendongkrak PAD Kota Solo sekitar Rp10 miliar. Serta meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak sekitar 70 persen. Kami optimis hingga akhir tahun bisa mencapai 90 persen,” terang Herman belum lama ini.

Dijelaskan, pembayaran sistem online tersebut terdiri dari pendapatan e-pajak, e-retribusi, dan transaksi non tunai. Penerapan multi channel untuk pembayaran pajak daerah ini tidak sekedar meningkatkan PAD, melainkan kepercayaan masyarakat meningkat. Karena dengan sistem tersebut, semua transaksi pemerintah menjadi transparan dan masyarakat bisa ikut mengontrol. “Untuk perkembangan pajak online hotel, restoran dan kafe saat ini terpasang sekitar 50 tapping box di Anggaran  Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan dan ditargetkan 2018 dapat terpasang 200 tapping box,” pungkasnya. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here