Penyesuaian Tarif KA Ekonomi DIbatalkan

126

SOLO – Penyesuaian tarif kereta api (KA) ekonomi public service obligation (PSO) yang sebelumnya diinformasikan akan naik pada awal tahun 2018 mendadak dibatalkan.

Pembatalan tersebut dilakukan karena PT KAI dan pemerintah berkomitmen ingin menjadikan moda transportasi KA tetap murah dan nyaman untuk masyarakat.

Corporate Communications Manager PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VI/Yogyakarta, Eko Budiyanto mengungkapkan pembatalan kenaikakan harga ini untuk tetap memberikan tarif murah kepada masyarakat penggunakan KA Ekonomi. Untuk wilayah Daops VI terdapat dua KA Ekonomi yang mengalami kenaikan tarif, yaitu KA Bengawan dan KA Sritanjung. “KA Bengawan rute Stasiun Purwosari-Stasiun Pasar Senen yang direncanakan Rp80 ribu kembali ke harga Rp74 ribu. Kemudian untuk KA Sritanjung yang direncanakan naik menjadi Rp110 ribu tetap di harga Rp94 ribu. Pembatalkan tarif ini tentu karena ingin memberikan tarif murah kepada penumpang KA Ekonomi,” jelas Eko kepada wartawan, Rabu (4/10).

Selain itu, Eko menyebut pembatalan itu dilakukan karena moda transportasi KA sekarang ini sudah menjadi pilihan favorit masyarakat. Sehingga diharapkan, dengan tidak jadi dinaikannya tarif, para pengguna atau masyarakat bisa semakin loyal terhadap layanan yang diberikan PT KAI.

Pemesanan KA PSO untuk keberangkatan pada awal tahun mendatang, lanjut Eko sudah bisa dilakukan pada 2 November 2017. Tiket tersebut bisa dibeli diseluruh chanel resmi penjualan PT KAI. “Kami tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk KA Bengawan dan Sri Tanjung secara okupansi mencapai 95 persen perhari. Melihat okupansi yang begitu tinggi, tentu mengartikan bahwa banyak masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai transportasi darat. Dan ini memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Sampai saat ini belum ada batas, kapan tarif kereta akan disesuaikan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menginformasikan akan memberlakukan tarif tiket baru pada awal tahun mendatang. Perubahan tarif tiket untuk kereta api jarak jauh dan menengah tersebut menyusul adanya Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No.42/2017 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Eonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO). Penyesuaian tarif baru itu bervariasi, yaitu mulai Rp1.000 hingga Rp16.000. (cha/dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here