LPDB Syariah Hadir Untuk Koperasi dan UMKM

372

SOLO – Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB KUMKM) merupakan dana yang dialokasikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk kegiatan perkuatan modal usaha bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan usaha lainnya yang berada di bawah pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM. Untuk menjawab tangtangan bisnis yang semakin berkembang, LPDB KUMKM menyalurkan pembiayan Dana Bergulir dengan pola pembiayaan syariah.

“Tahun ini kami menyalurkan Rp 1,5 triliun dengan pola syariah untuk pembiayan koperasi konvensional maupun syariah serta untuk UMKM baik langsung maupun melalui lembaga. Dimana 40 persen untuk koperasi dan 60 persen untuk UMKM. Para pelaku koperasi juga harus terus berkembang dengan mengikuti perkembangan zaman yang memasuki era teknologi informasi. Sehingga mampu bersaing dengan perbankan yang sudah ada,” urai Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo kepada wartawan di Solo, Rabu (27/9).

Ditambahkan Braman, bisnis koperasi syariah harus diperhatikan mengingat bisnis syariah juga mengalami perkembangan yang cukup tinggi. Selain sosialisasi, kegiatan ini juga untuk berkoordinasi dengan Lembaga Keuangan Syariah di daerah dalam perkuatan permodalan bagi Koperasi dengan pola pembiayaan syariah pada khususnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surakarta, Nur Haryani mengungkapkan ini sebuah terobosan bagi meningkatkan UMKM dan Koperasi yang ada selama ini. Dengan adanya LPDB ini maka lebih terarah. Selain itu tahun ini ada perubahan suku bunga yang diberikan kepada Koperasi dan UMKM, untuk simpan pinjam dari 8 persen menjadi 7 persen pertahun, sedangkan untuk sektor riil bunga sebelumnya 4,5 persen pertahun turun menjadi 2,3 persen pertahun.

“Solo sendiri ada 100an koperasi yang berpotensi menjadi nasabah atau yang bisa menerima penyaluran LPDB. Karena memang yang disasar kalau bisa yang memiliki modal diatas Rp 200 juta. Selain itu koperasinya harus benar ada dan dalam kondisi sehat. Harus ada rekomendasi dari Dinas Koperasi dan UMKM untuk bisa menerima penyaluran pinjaman tersebut. Sehingga kami (Dinas) tau siapa saja yang meminjam,” pungkasnya. (cha/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here