Sharp Ajak Siswa SMK Ikut Pelatihan Teknisi

293

PEMALANG– Sharp, salah satu produsen perangkat elektronik ternama di Indonesia, sangat serius dengan layanan after sales services-nya.

Bahkan hingga sekarang, tercatat Sharp telah menghadirkan lebih dari 400 titik layanan purna jual di berbagai kota di Indonesia, dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring program Sharp Class yang dijalankan perusahaan.
Untuk itu, dengan adanya layanan purna jual yang luas, dibutuhkan banyak tenaga teknisi andal. Dan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) perusahaan, Sharp membuka “Sharp Class” dengan mengunjungi sekolah-sekolah kejuruan (SMK) untuk mendidik muridnya menjadi teknisi yang andal.

istimewa

Customer Satisfaction GM Sharp Indonesia Ronald R Huwae, mengatakan, program yang telah berjalan sejak 2012 lalu ini terus menghasilkan banyak generasi muda dengan keahlian yang tinggi sebagai teknisi produk Sharp. “Melalui Sharp Class ini, kami telah meluluskan ratusan siswa di Jawa dan Bali dan sudah banyak yang bergabung dengan tim servis Sharp di seluruh Indonesia. Dan ini juga bermanfaat bagi mereka sebagai modal untukl membuka lapangan kerja sendiri,” kata Ronald, dalam keterangan persnya belum lama ini.

Perlu diketahui, dalam program kali ini, Sharp mengunjungi SMKN 1 Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah. Kedatangan Sharp disana, untuk berbagi pengetahuan dan keahlian dengan siswa SMKN Ampelgading.
Dimana, para siswa diperkenalkan mulai dari teknik dasar keahlian memperbaiki dan perawatan produk elektronik, hingga sikap dasar petugas teknisi yang harus ramah kepada konsumen.

Program dilaksanakan selama 1,5 bulan dalam bentuk pengenalan teori dan praktik sesuai dengan kondisi kerja. Sharp juga memberikan donasi berupa produk elektronik yang digunakan untuk bahan praktik, seperti TV LED 32 inci dan peralatan pendukung lainnya.

Kepala Cabang Sharp Indonesia di Semarang, Anton Fatoni  menambahkan, cakupan Semarang dalam memasarkan produk-produk Sharp cukup besar sehingga perlu layanan purna jual di banyak titik. “Kami butuh banyak anak muda untuk memperkuat tim servis. Saat ini cabang di Semarang punya satu service center, dua direct service station, tujuh authorized service station, dan satu service collect point. Dan kebutuhannya akan terus membesar seiring makin banyaknya produk Sharp yang digunakan di sini,” tutupnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here