Mahasiswa UMN Harus Jadi Pelopor Kebhinekaan

329

TANGERANG– Menyebarnya isu radikalisme dan intoleransi yang berpotensi memicu perpecahan bangsa belakangan ini, memunculkan keprihatinan Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid.

Pernyataannya itu disampaikan di depan ratusan mahasiswa dan mahasiswi baru Universitas Multimedia Nusantara (UMN) saat Sidang Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru tahun ajaran 2017/2018 bertajuk “Generasi Muda yang Unggul dan Bersatu dalam Kebhinekaan”, Kamis (24/8).

Dia mengungkapkan, dengan adanya isu seperti itu, dibutuhkan tindakan nyata untuk kembali menegakkan persatuan dan kebhinekaan dalam keanekaragaman di dalam bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia. “Banyak cara yang bisa dilakukan generasi muda lho. Salah satunya menumbuhkan kembali semangat Pancasila, Kebhinekaan, dan rasa cinta tanah air dalam diri mereka. Dan tugas kita sebagai tenaga pengajar, termasuk orangtua memiliki peran itu,” kata perempuan yang merupakan puteri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid.

Ditambahkan, sebagai warga negara Indonesia yang baik harus ikut serta dalam menangkal isu radikalisme dan intoleransi yang mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara. “Hal terkecil yang bisa kita lakukan salah satunya tidak memposting berita hoax. Kita harus lebih santun dalam menggunakan media sosial,” ujarnya..

Pemahaman mengenai wawasan kebangsaan juga penting sekali bagi mahasiswa untuk mengubah atau memiliki cara pandang yang benar selaku generasi muda bangsa dalam mewujudkan kebhinekaan yang harmonis. Mahasiswa dan generasi muda harus mengerti eksistensi berbangsa dan bernegara. Jauhi paham radikal dan sparatisme karena akan menghancurkan bangsa dan negara.

Sementara itu, Rektor UMN Ninok Leksono berharap melalui acara ini mahasiswa baru UMN tidak saja menyimpan kesadaran untuk menuntut ilmu tetapi juga menjadi insan yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. “Saya berharap para mahasiswa menjadi insan-insan yang unggul dalam bidang studinya, khususnya yang terkait erat dengan ilmu komunikasi dan ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan di Indonesia untuk menggeser ekonomi berbasis sumber daya alam. Dan ikut menjaga harmonisasi lewat kebhinekaan,” tutur Ninok.

Sidang senat terbuka UMN 2017 merupakan tradisi tahunan untuk menyambut mahasiswa baru UMN dan merupakan pucak dari rangkaian kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2017. Melalui acara ini, sebanyak lebih dari 1.800 mahasiswa baru dikukuhkan secara resmi menjadi anggota dari UMN. Prosesi ini dilakukan langsung oleh rektor UMN beserta jajaran rektorat lainnya kepada mahasiswa baru angkatan 2017/2018. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here