UMN Ikut Jaga Ketahanan Energi Nasional

236

TANGERANG– Peka terhadap isu ketahanan energi nasional dan lingkungan, Kamis (20/7) lalu Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sukses menggelar seminar nasional Sinergy 2017 bertajuk “Masa Depan Ketahanan Energi Indonesia dan Perananan Energi Baru Terbarukan Dalam Kontribusinya Terhadap Ketahanan Energi Indonesia”.

Sekretaris Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Deden Kusdiana mengatakan, dengan adanya seminar energi ini diharapkan generasi muda, khususnya mahasiswa bisa menjadi agen perubahan terkait ketahanan energi nasional. “Sekarang ini energi kita ketergantungan dengan negara lain. Artinya Indonesia masih menjadi importir minyak bumi, dan belum mempunyai cadangan penyangga energi lain,” kata Deden saat memberikan sambutan di seminar, kemarin.

Ditambahkannya, untuk mencegah krisis energi ada beberapa rekomendasi yang harus dijalankan. Di antaranya mengatasi ketergantungan terhadap impor minyak dari negara tertentu saat ini, dan mengharuskan Indonesia untuk lebih agresif mencari sumber-sumber pasokan (energi fosil) baru dan melakukan perubahan radikal untuk pembangunan energi baru dan terbarukan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana SINERGY 2017 Rangga Winantyo mengungkapkan, seminar ini menitikberatkan pada penggunaan energi yang terbarukan di Indonesia sebagai salah satu alternatif untuk meminimalkan kerusakan lingkungan sebagai dampak kegiatan eksplorasi. “Seminar ini diadakan untuk menjadi wahana diskusi dan bertukar pikiran dari berbagai unsur akademis, industri, pemerintah, dan masyarakat terkait menjaga ketahanan energi di tanah air,” ungkapnya.

Wakil Rektor UMN Andrey Andoko mengatakan, “Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UMN yang ikut berpartisipasi membangun lingkungan yang ramah dan hemat energi. Salah satunya membangun gedung perkuliahan yang mengusung konsep hemat energi dan prestasinya,” tuturnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here