Industri Lebih Efisien Pakai Gas Bumi PGN

560

ICONews– PABRIK kertas, PT Fajar Surya Tridasa sejak Juli tahun ini resmi menggunakan bahan bakar gas bumi yang disalurkan BUMN bernama PT Perusahaan Gas Negera (Persero).

Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengatakan, salah satu produsen kertas terkemuka, yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat tersebut mampu meraih efisiensi penggunaan bahan bakar hingga 40 persen setelah memakai gas bumi PGN.

“Mereka lebih efisien sekitar 40 persen dibanding sebelumnya menggunakan bahan bakar elpiji,” ujar Danny dalam keterangan persnya belum lama ini di Jakarta.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus memperluas pemanfaatan gas bumi yang hemat dan bersih ke berbagai daerah termasuk ke sektor industri di Bekasi, Jawa Barat maupun daerah lainnya.
Apalagi untuk mendorong daya saing industri dalam negeri, industry juga dituntut dapat efisien dalam penggunaan bahan bakar. Gas bumi PGN merupakan salah satu energi yang dapat memberikan efisensi, paling bersih, dan aman digunakan dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. Dan PGN berkomitmen untuk hadir mendampingi serta mendorong majunya industri nasional. “Dengan terjalinnya hubungan yang saling membangun dan bertukar nilai tambah ini, baik PGN dan industri dapat tumbuh bersama,” tambahnya.

PGN juga akan terus memperbanyak lagi industri-industri di dalam negeri untuk dapat menggunakan gas bumi. Bahkan rencananya PGN akan memasok gas bumi ke Armstrong Indonesia, Ariake Europe, Kencana Cakra, Yamazaki Indonesia, Indo Sultan, Mitsubishi Logistic, dan Yamada Indonesia.
“Harapannya industri nasional akan semakin efisien, dan meningkatkan daya saing industri, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

General Manager Fajar Surya Tridasa Darmawan mengungkapkan, efisiensi dari beralih menggunakan bahan bakar gas bumi PGN tersebut, tentunya akan digunakan sebagai ekspansi pabrik kertas baru. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PGN yang telah menyalurkan gas bumi ke pabrik kami sesuai jadwal,” tutupnya. (Dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here