Naik Taksi Online Kena Tarif Baru

278
JAKARTA – Konsumen yang sering menggunakan taksi online, mulai sekarang harus merogoh kocek lebih. Pasalnya dua operator taksi online di Indonesia, yakni Go-car dan GrabCar siap menerapkan aturan tarif baru yang telah ditetapkan pemerintah pada Sabtu (1/7) melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017.
Aturan tarif yang baru diterbitkan tersebut berlaku sejak 1 Juli 2017 dan harus diikuti oleh para operator penyedia jasa taksi online di tanah air.
Berdasarkan berbagai usulan tarif, ditetapkan penerapan tarif untuk taksi online untuk dua wilayah. Yakni wilayah I yang meliputi Sumatera, Bali, dan Jawa untuk tarif batas bawahnya Rp3.500 per kilometer (km), untuk tarif batas atasnya Rp6.000 per kilometer.
Untuk wilayah II yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan Papua ditetapkan tarif batas bawahnya Rp3.700 per kilometer, sedangkan tarif batas atasnya Rp6.500 per kilometer. “Kalau kami siap bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dan Grab berkomitmen untuk beroperasi dalam koridor hukum serta peraturan yang berlaku,” ujar Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Sabtu (1/7).
Ungkapan yang sama juga disampaikan,  Senior Vice President Operational Go-Jek, Arno Tse yang mengatakan bahwa perusahaannya juga akan mengikuti dan patuh terhadap peraturan yang telah diberlakukan pemerintah. “Intinya kami mengikuti apa yang sudah menjadi aturan pemerintah,  dan berkoordinasi dengan kementerian,” kata Arno.
Sedangkan untuk aturan lainnya yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 juga akan segera disesuaikan oleh operator taksi online. “Acuan kami adalah arahan pemerintah, imbauan, termasuk safety driving, prinsipnya selalu mengikuti aturan yang sudah dibuat,” tutupnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here