Ngabuburit Bareng Komunitas Ferrari Owners Club Indonesia

444

JAKARTA – DERU suara mesin dari knalpot mobil Ferrari terdengar di pelataran halaman showroom Ferrari Jakarta, Minggu (11/6) lalu. Cerah birunya langit sore itu, serasa kontras dengan barisan warna-warni Ferrari yang bersiap melakukan perjalanan bakti sosial.

WAKTU baru menunjukkan pukul 16.00 WIB. Lebih dari 20 mobil berlambang Kuda Jingkrak bersiap. Satu persatu komunitas Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) mulai keluar showroom. Mereka konvoi menuju lokasi pemberian santunan di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah melewati jalan tol atau sekira satu jam perjalanan, iringan konvoi sampai di lokasi. Mereka langsung memarkirkan kendaraan di sepanjang bahu jalan tempat menuju acara santunan.
Ribuan anak-anak yatim piatu dan masyarakat sekitar yang sudah lama duduk menunggu langsung dibuat takjub dan gelisah. Bahkan ada yang berdiri dan berlari menuju Ferrari yang diparkir. Beberapa di antaranya ada yang lompat kegirangan sambil menutup kuping karena bisingnya suara knalpot Ferrari.

Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) hosts a charity day event for orphans on June 11, 2017 in Jakarta, Indonesia (Leonard Adam/FOCI)

Raut kegembiraan benar-benar terlihat di wajah mereka sore itu. Sesekali ada yang memegang, mengelus dan berselfie ria dengan smartphone yang dibawa berlatarbelakang Ferrari. Para pemilik Ferrari juga tak sungkan mengajak anak-anak dan masyarakat untuk merasakan sensasi naik Ferrari sebelum berbuka puasa dan acara santunan dimulai.

Salah satu anak yang beruntung menunggangi Ferrari adalah Ahmad Ramdan. Dia mengungkapkan, ini merupakan pengalaman pertamanya naik Ferrari yang sebelumnya hanya bisa dilihat di televisi ataupun sejumlah gambar yang dicari di Google. ”Kabinnya luas banget, banyak tombol di dekat setir dan di dekat layar kecil yang berada di tengah,” ujar Ahmad yang sedang duduk dan sibuk memegang stir Ferrari kala itu.

Berbeda dengan Ahmad, Sophie Lisna seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Priok juga tak luput merasakan duduk di dalam mobil supercar asal Italia tersebut. ”Mewah banget ya, kursinya empuk,” ungkapnya sambil menikmati duduk di salah satu kursi di bagian depan.
Asik bermain, berfoto dan naik Ferrari tak lama kumandang Azan Maghrib terdengar. Panitia bergegas memberikan sejumlah minuman dan snack kepada ribuan anak-anak dan masyarakat yang hadir di acara tersebut untuk berbuka puasa bersama.

Presiden Ferrari Owners Club Indonesia Hanan Supangkat mengatakan, berbagi dengan anak-anak yatim piatu dan warga masyarakat sekitar memang seru. Bukan sekadar memberi, namun banyak pesan dan makna positif yang bisa diambil dari kegiatan di bulan suci ini. ”Foci selalu konsen dalam hal sosial. Karena itu sesuai dengan apa yang menjadi latarbelakang dibentuknya komunitas ini. Apalagi ini merupakan bulan baik, dan tidak ada salahnya kami berbagi dengan sesama,” kata Hanan.

Dia mengungkapkan, ada sekitar 1.000 anak yatim piatu ditambah warga sekitar yang hadir di acara santunan tahun ini. ”Beragam hadiah, makanan hingga donasi berupa uang jutaan rupiah kami bagikan untuk membantu mereka,” ungkapnya.

Organisasi FOCI berlandaskan persahabatan, dan berbagi semangat serta mimpi yang sama tentang Ferrari. Salah satu misinya adalah untuk menyalurkan semangat dengan memberikannya kembali kepada masyarakat. ”Donasi ini peran kecil kami untuk membawa kebahagian di dalam hidup anak-anak ini. Kami ingin memberikan mereka harapan serta masa depan yang lebih baik. Apa yang kami lakukan hari ini merupakan bagian dari komitmen kepada jiwa kemanusiaan,” imbuhnya.

CEO Ferrari Jakarta Arie Christoper menuturkan, “Membantu anak-anak ini merupakan cara yang sangat baik untuk menegaskan komitmen klub atas nilai-nilai kasih sayang dan kemurahan hati. Ferrari Owners Club Indonesia bertekad untuk menjadi panutan yang baik bagi masyarakat, dan kami Ferrari Jakarta sangat bangga untuk bisa mendukung mereka,” tutup Arie. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here